Khasiat minyak zaitun telah terbukti secara ilmiah

by 0

Bukti dari penelitian epidemiologi menunjukkan bahwa kandungan lemak tak jenuh tunggal dalam diet Mediterania dihubungkan dengan rendahnya risiko penyakit jantung koroner. Hal ini signifikan karena minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal, terutama asam oleat.

Bahkan di Amerika Serikat, produsen minyak zaitun umumnya menuliskan pada label produk mereka: Bukti ilmiah terbatas menyarankan mengonsumsi dua sendok makan (23 gram) minyak zaitun setiap hari dapat mengurangi risiko dari penyakit jantung koroner disebabkan kandungan asam lemak tak jenuh ganda di minyak olive. Minyak zaitun juga tidak meningkatkan jumlah kalori dalam diet harian.

Per satuan zaitun ukuran jumbo hanya memberikan 7 kalori. Label yang sama juga diperbolehkan oleh Food and Drug Administration pada makanan kaya asam lemak omega-3 misalnya walnut.

Minyak zaitun selain dapat digunakan “penyembuh” (healer) juga memiliki kandungan gizi. Di antaranya mengandung vitamin K, yang penting untuk sintesis antikoagulan protein C dan S (terlibat dalam pembekuan darah). Defisiensi vitamin K, meskipun jarang, berhubungan dengan transfer lewat plasenta dari ibu ke janin dari komponen yang mirip obat carbamzepine, phenytoin, rifarfin dan warfarin yang menghambat aktivitas vitamin K.

Leave a Reply