BISA CUKUP GIZIKAH KAUM VEGETARIAN

by 0

Pertanyaan yang seringkali muncul, bila seseorang berpantang makan daging, atau malahan tidak makan daging sama sekali, adalah: Dapatkah tubuh memperoleh kecukupan gizi? Dapatkah kaum vegetarian berkecukupan gizinya karena hanya mengonsumsi hasil tumbuh-tumbuhan? Inilah pertanyaan-pertanyaan yang seringkali muncul dan hal itu wajar dipertanyakan bukan?

Setiap orang atau makhluk hidup lainnya, memerlukan bahan makanan untuk membangun, mempertahankan bentuk, mengatur metabolisme, keseimbangancairan tubuh,ketahanan tubuh terhadap penyakit, menjaga suhu tubuh serta menyediakan tenaga untuk menggerakkan otot.

Apakah dengan bervegetarian, manusia bisa mendapatkan semua gizi yang diperlukan tubuh guna hidup sehat dan memenuhi semua fungsi itu? Setelah diadakan penelitian yang mendalam oleh para ahli dan Badan Kesehatan Internasional diperoleh kesimpulan bahwa menu vegetarian yang terencana dengan baik dapat memenuhi semua gizi yang diperlukan tubuh.

Keperluan zat gizi dasar yang dibutuhkan tubuh terbagi 5 kelompok, terdiri karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Selain itu ada 2 jenis yang bukan termasuk makanan, yaitu air Sebagai pelarut utama hasil pencernaan makanan yang diedarkan ke seluruh tubuh, dan oksigen diperlukan untuk oksidasi makanan guna menghasilkan energi.

Dalam hal ini, kaum vegetaris bisa hidup lebih sehat dibanding dengan para penyantap makanan berdaging. Memang makanan hewani lebih enak dan lebih banyak mengandung zat gizi untuk kepentingan tubuh. Tetapi berkat kemajuan ilmu pengetahuan tentang kesehatan dan kedokteran telah diketahui secara mendalam tentang keburukan daging. Banyak dampak sampingan makanan berdaging terhadap kesehatan karena di dalam daging inkandung unsur-unsur penyebab penyakit yang akan merugikan dan membahayakan tubuh kita.

Seberapa pentingkah soal gizi itu? Jawabannya, pengertian tentang gizi ini sangat diperlukan oleh kaum vegetarian, agar mereka jangan sampai kekurangan gizi. Menurut para ahli, pengertian gizi dirumuskan Sebagai berikut:
Dr. W.H. Sebrell, Direktur The Institute of Nutrition Science at Columbia University, menegaskan pentingnya zat gizi dalam kaitannya dengan penyakit, dan akhirnya zat gizi mulai diakui Sebagai faktor yang penting dalam perawatan dan pemulihan kesehatan dari hampir semua penyakit.

Sedangkan dari Adelle Davis, ahli gizi terkenal dari University Berkeley, California, Amerika, menyatakan penting sekali untuk menyadari bahwa membangun kembali kesehatan melalui zat gizi merupakan proses perlahan-lahan yang penting, hasilnya jarang secepat dan sedramatis, seperti pengobatan infeksi dengan obat antibiotika.

Sementara itu Dr. Robert E. Shank, Profesor dari TheWashington University School of Medicine at St. Louis mengatakan, bahwa mungkin tidak ada faktor utama lain yang lebih penting lagi untuk mencapai kemajuan dan menjaga kesehatan tubuh seseorang selain gizi makanan.

Menurut jumlah yang diperlukan, zat gizi dibagi 2 golongan:

  1. Zat gizi mikro (micronutrient), adalah zat gizi yang sedikit diperlukan, yaitu garam mineral dan vitamin- vitamin.
  2. Zat gizi makro (macronutrient), adalah zat gizi yang banyak diperlukan, yaitu karbohidrat, lemak, protein.
Menurut fungsi di dalam tubuh, zat gizi dibagi dalam 3 golongan:
  1.  Zat gizi sumber energi berasal dari karbohidrat, lemak dan protein.
  2. Zat gizi pembangun tubuh berasal dari vitamin, garam mineral dan protein.
  3. Zat gizi pengatur berasal dari protein, garam mineral, dan vitamin pembentuk enzim atau koenzim.
Pengetahuan zat gizi ini sangat penting bagi vegetaris imluk menjaga kesehatan tubuh dan mencegah penyakit yang timbul akibat kesalahan makanan, seperti misalnya:
  1. Kekurangan gizi (malnutrition)
  2. Kelebihan gizi (over nutrition)
  3. Keracunan gizi (toxic nutrition), seperti tercemar residu zat kimia, pestisida, obat antibiotika, dan lain-lain.
Soalnya, kecukupan tubuh akan gizi yang seimbang sangat diperlukan oleh kaum vegetarian dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari, agar diperoleh kehidupan yang, sehat dan maksimal.

Leave a Reply