Archive for Januari 2013

Jenis olahraga apa yang baik bagi penderita osteoporosis?

by 0

Olahraga berikut ini baik bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, selain dapat meningkatkan kepadatan tulang.

  • Senam 
  • Dansa
  • Jogging
  • Naik turun tangga 
  • Angkat beban Sepeda atau sepeda statis 
  • Treadmill
Untuk latihan ketahanan bagi penguatan tulang, gunakan barbell/beban satu atau dua kilo. Dimulai dengan beban yang ringan, kemudian beban ditambah secara bertahap.
Lakukan latihan mengangkat dan menurunkan beban selama 3—5 detik atau ayunkan beban kurang lebih 15 kali. Jangan lupa mengatur napas. Setelah 15 kali pada satu posisi, istirahatlah 1—2 detik lalu mulai lagi dengan posisi yang berbeda. Latihan beban dilakukan untuk otot lengan, otot tungkai, otot betis, dan otot panggul. Sebaiknya di bawah pengawasan ahlinya dengan menjadi anggota klub osteoporosis.
Berikut ini petunjuk umum untuk latihan (diangkat dari buku Osteoporosis yang ditulis oleh Hans Tandra).

  • Konsultasi terlebih dulu dengan dokter atau petugas kesehatan.
  • Lakukan pemanasan sebelum mulai latihan, untuk mencegah cedera otot atau sendi.
  • Dimulai dengan olahraga ringan, kemudian intensitasnya berangsur ditingkatkan.
  • Mulai dari otot besar, seperti otot paha, dilanjutkan dengan otot kecil, seperti otot kaki.
  • Beban tahanan untuk bagian kanan dan kiri harus sama.
  • Jangan berlatih berlebihan.
  • Atur napas dengan baik karena otot yang dilatih membutuhkan oksigen yang cukup.
  • Lakukan peregangan otot pada akhir latihan, untuk menghindari kekakuan atau cedera.

Bagaimana olahraga untuk penderita osteoporosis?

by 0

Usia yang semakin tua akan membuat seseorang berubah pola hidupnya dengan berkurangnya  aktivitas fisik sehari-hari. Dengan berkurangnya aktivitas sehari-hari, maka olahraga menjadi kegiatan yang sangat penting untuk mempertahankan kesehatan secara umum, termasuk mencegah osteroporosis (kalau orang tersebut belum terkena) maupun mengobatinya (jika orang tersebut penderita osteoporosis, artinya pernah mengalami patah tulang). Program olahraga seharusnya memperhatikan kemungkinan terjadi cedera, jadi gerakan- gerakannya haruslah tidak menimbulkan risiko patah tulang. Contohnya jogging atau bersepeda di jalan yang tidak rata tentunya sangat berbahaya. Lebih baik pilih sepeda statis atau berlari di jogging track. Peningkatan latihan juga harus disesuaikan dengan kondisi tubuh. 

Jangan lupa melakukan gerakan pemanasan pada awal latihan dan pendinginan pada akhir latihan, berupa peregangan.
Olahraga tidak mungkin dilakukan hanya untuk sehari atau dua hari, sebulan atau dua bulan bagi penderita osteoporosis maupun bagi orang sehat. Olahraga harus dilakukan secara rutin, teratur, dan terukur. Bagi pemula, olahraga dimulai dengan gerakan ringan dan waktu yang tidak terlalu lama. Kemudian semakin ditingkatkan menjadi 20—30 menit setiap kali latihan, dengan frekuensi 3—5 kali dalam seminggu.

Olahraga apa yang tepat untuk menghindari osteoporosis?

by 0

Olahraga yang baik bagi kesehatan tulang adalah aerobik yang bertumpu pada kaki dan latihan 1 beban. Olahraga yang bertumpu pada kaki dapat dilakukan di pusat kebugaran, di rumah dalam bentuk senam, di luar dengan lari-lari jogging, atau Sebagai bagian dari program rekreasi (seperti bulutangkis, tenis, dansa). Beban yang sederhana dapat diikatkan ke pergelangan kaki atau dibawa dengan tangan berupa dambel atau botol aqua yang berisi air.
Jika olahraga dilakukan sejak usia kanak-kanak, maka peak bone mass akan tercapai pada usia antara 25— 30 tahun. Ditambah dengan pola makan sehat, maka di hari tua Anda terhindar dari penyakit osteoporosis. Sebaiknya Anda ingat, bahwa pengeroposan tulang sudah mulai pada usia 30-an tahun. Karena itu jangan sampai terlambat, lakukan olahraga secara teratur, terusmenerus seumur hidup Anda.


Sebenarnya latihan terbaik untuk tulang adalah weight bearing exercise, yaitu jalan kaki, jogging, dansa, dan naik tangga. Jika Anda tidak memperkuat tulang dengan berolahraga, maka pastikan Anda memeriksakan kepadatan tulang (bone mineral density, BMD) secara 
berkala karena dikhawatirkan jangan-jangan Anda tidak menyadari bahwa tulang-tulang Anda sudah mulai keropos.


Namun sebenarnya olahraga untuk mencegah osteoporosis berbeda dengan olahraga untuk mengobati osteoporosis. Mencegah osteoporosis adalah melakukan olahraga sejak usia kanak-kanak. Sedangkan penderita osteoporosis biasanya sudah lansia dan mengalami patah tulang. Karena itu ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan jika melakukan olahraga.

Bagaimana mekanisme olahraga dalam membangun tulang?

by 0

Olahraga merangsang otot-otot, dan otot merangsang tulang untuk tumbuh dan melatih 1 tulang menjadi kuat. Tulang menjadi lebih kuat dan lebih padat. Makin teratur dan rajin berolahraga, peredaran darah makin baik. Akibatnya, distribusi nutrisi (lewat darah) ke seluruh bagian tubuh termasuk tulang akan lancar. Dengan demikian, pertumbuhan tulang akan baik dan terjaga. Use them or lose them, demikian pendapat para ahli tulang di Barat, artinya gunakan dan aktifkan tulang Anda dengan berolahraga bila tidak ingin 'kehilangan' tulang (menjadi keropos). Berikut ini keuntungan olahraga bagi kesehatan tulang:
❖    Memperbaiki aliran darah ke tulang.
❖    Menambah nutrisi yang penting untuk pertumbuh.m tulang.
❖    Menguatkan otot.
❖    Mengurangi nyeri.
❖    Menjaga keseimbangan tubuh agar tidak mudah jatuh.

Apa peran olahraga bagi kesehatan tulang?

by 0

Olahraga adalah salah satu cara paling penting untuk mencegah serangan osteoporosis. Tidak % hanya itu, olahraga juga mempertahankan kesehatan tubuh secara umum, dan menghambat penyakit kronis lainnya, seperti kanker dan penyakit pembuluh darah. Olahraga teratur selain mempertahankan tulang agar tidak keropos, juga bermanfaat melancarkan peredaran darah, menurunkan kadar gula dan lemak darah, menstabilkan tekanan darah. Semua itu akhirnya memperbaiki/mempertahankan kualitas hidup Anda. Untuk diketahui, olahraga beban sangat baik untuk membentuk tulang yang kuat. 

Menurut Hans Tandra dalam bukunya Osteoporosis, meskipun sudah mendapat pengobatan mineral dan hormon, namun tulang yang padat, kuat, tebal, dan berat tidak akan bisa terbentuk tanpa berolahraga.


Jangan takut berolahraga karena Anda sudah merasa diri tua dan tulang sudah keropos. Atau khawatir mengalami patah tulang. Jika olahraga dilakukan dengan tepat, akan mampu membangun tulang yang kuat, bahkan bisa mencegah fraktur.

Mengapa penderita osteoporosis perlu berolahraga?

by 0

Fisik yang tidak aktif akan menimbulkan keropos tulang. Karena itu Anda perlu berolahraga walau Anda tidak mengalami osteoporosis. Selain melancarkan peredaran darah sehingga bagian-bagian tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan lancar dan tubuh sehat Anda pun terhindar penyakit-penyakit degeneratif, seperti jantung, diabetes, kanker, dan lain- lain, olahraga juga memperkuat tulang sehingga Anda terhindar dari penyakit osteoporosis. Bonusnya, dengan rajin berolahraga secara teratur, berarti Anda menjaga penampilan tetap menarik.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi kesehatan tulang, mohon diberikan contoh menu sehari-hari

by 0

Pengaturan pola makan mutlak dibutuhkan dalam upaya mencegah dan mengobati osteoporosis, walaupun diet khusus tidak diperlukan. Meskipun begitu menu makanan sehari-hari wajib mengandung unsur-unsur kalsium, fosfor, dan vitamin D, boron, mangan, dan fitoestrogen. Berikut ini contoh menu sehari terdiri atas jus, menu sarapan, menu makan siang, menu makan malam, dan snack.

JUS


Jus kombinasi siroberi, nanas
Untuk 1 gelas
Bahan:

  • 50 g stroberi
  • 100 g nanas, kupas, potong-potong kecil 1 sdm sirup/air gula
Cara membuat:
  • Cuci semua bahan, proses dalam juicer.
  • Tuang ke dalam gelas, tambahkan sirup, aduk.
  • Hidangkan dengan es batu.
 Jus sayuran wortel, tomat
Untuk 1 gelas
Bahan:
  • 300 g wortel 100 g tomat
  • 1 sdm air jeruk lemon
Cara membuat:
Cuci bersih sayuran dan potong kecil
  • Proses dalam blender
  • Tuang ke dalam gelas, beri air jeruk lemon, aduk rata
  • Tambahkan gula jika ingin manis atau garam dan lada halus jika ingin lebih berselera
  • Hidangkan dengan es batu.
 MENU SARAPAN
Orak-arik tofu telur
Tofu dalam menu mengandung kalsium tinggi yang bisa mencegah osteoporosis. Dan tomat mengandung likopen, vitamin C dan E, serta betakaroten yang bertindak Sebagai antioksidan. Bermanfaat melindungi jantung.
Untuk 4 orang
Bahan:
  • 2 butir telur
  • 4 putih telur
  • 240 g tofu, hancurkan
  • 1 1/2 sdt garam lA sdt merica 1 sdm minyak goreng
  • 180 g daging cincang atau jamur cincang
  • 1 bawang bombai, potong, iris tipis
  • 1 buah tomat, potong-potong
Cara membuat:
  • Campur telur, putih telur, dan tofu. Aduk rata. Masuk- kan garam dan merica. Aduk.
  • Panaskan minyak dalam wajan antilengket dengan panas sedang. Masukkan daging cincang, masak sam-pai berubah warna.
  • Kurangi panas api, masukkan bawang bombai, masak sampai layu. Tambahkan potongan tomat dan masak selama 2 menit.
  • Masukkan campuran telur dan tofu, aduk dan masak selama 1 menit. Angkat, sajikan hangat.
MENU MAKAN SIANG Brokoli sarden saus bawang

Kandungan kalsium dalam brokoli cukup tinggi, begitu juga ikan sarden kalengan dan tulang-tulangnya sehingga baik untuk mencegah osteoporosis. Dan zat aktif dalam bawang putih dapat diandalkan Sebagai antiinfeksi.
Untuk 2 porsi
Bahan:
  • 200 g brokoli, potong sesuai kuntumnya
  • 2 paprika merah, potong melintang
  • 2 sdm minyak goreng
  • 4 siung bawang putih, cincang halus 1/2 sdt minyak wijen
  • 1 sdm kecap asin
  • 2 sdm saus tiram
  • 75 ml kaldu sapi atau ayam
  • 1/4 sdt merica
  • Ikan sarden kalengan
Cara membuat:
  • Celupkan brokoli dalam air mendidih selama 2 menit, angkat, sir am dengan air es. Tiriskan.
  • Masak ikan sarden sampai mendidih. Sisihkan.
  • Panaskan minyak goreng, tumis bawang putih sampai harum. Masukkan bahan-bahan lain kecuali brokoli, masak sampai mendidih. Angkat.
  • Sajikan: tata brokoli dan ikan sarden di piring. Siram dengan kuah bumbu.
  • Sajikan hangat bersama nasi beras merah.
MENU MAKAN MALAM

Burger tuna balut kacang mete
Balutan kacang mete cincang pada burger, dan ikan tuna yang disajikan bersama burger, merupakan sumber kalsium yang tinggi dan kaya protein.
Untuk 2 porsi
Bahan:
  • 1 kaleng kecil tuna in oil/in water
  • 2 sdm kacang mete, cincang
  • 1 butir telur, pisahkan kuning dan putihnya Vi sdt merica bubuk
  • 150 g kacang mete cincang untuk balutan
  • Minyak secukupnya untuk menggoreng
Cara membuat
  •  Hancurkan tuna dengan garpu, tambahkan mete cincang, kuning telur, merica. Aduk rata.
  •  Bagi adonan menjadi 2 bagian, masing-masing bulatkan seperti bola lalu pipihkan setebal 1 cm.
  • Gulirkan adonan dalam putih telur yang dikocok lepas. Balut dengan mete cincang hingga rata. Panaskan minyak, goreng burger dengan api kecil sampai matang kecokelatan.
  • Angkat, sajikan dengan selada kesukaan Anda dan kentang rebus.

 SNACK/DESERT £s krim kacang mete

Kacang mete merupakan salah satu sumber kalsium dan susu kedelai adalah sumber fitoestrogen.
Untuk 4 orang
Bahan:
  • 1 buah pisang ambon besar dan matang, kupas, potong-potong
  • 100 g kacang mete, haluskan
  • 140 ml susu kedelai tawar
  • 1/4 sdt esen vanili (kalau suka)
  • 1 sdt madu
  • 1/4 buah nanas, kupas, potong-potong
Cara membuat:
  • Campur semua bahan kecuali nanas, proses dalam blender sampai halus.
  • Keluarkan dari blender, campurkan potongan nanas, aduk rata.
  • Tuang adonan ke dalam loyang kue, ratakan, dan bekukan sekitar 2 jam dalam freezer.
  • Sajikan dengan buah-buahan segar seperti stroberi, kiwi, dan lain-lain.


Seberapa pentingnya peran fitoestrogen bagi kesehatan tulang?

by 0

Fitoestrogen adalah sejenis hormon estrogen tetapi berasal dari tanaman (fito artinya tumbuhan). Fitoestrogen memiliki struktur kimia yang sama dengan hormon estrogen yang diproduksi tubuh. Pada wanita menopause, produksi estrogen makin berkurang, menyebabkan berkurangnya kepadatan tulang. Asupan fitoestrogen pada wanita menopause mampu menggantikan fungsi estrogen tubuh. Bermanfaat melindungi tubuh dari sindrom menopause yang merepotkan dan mampu mencegah osteoporosis. Banyak ditemukan dalam kacang kedelai, kacang tanah, kacang panjang dan polong-polongan lain, biji bunga matahari, gandum, beras, jagung, wortel, brokoli, ubi, kembang kol, dan lain-lain. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa fitoestrogen kemungkinan sama dengan obat-obatan SERMs, artinya senyawa tersebut bertindak seperti estrogen pada metabolisme tulang dan massa tulang yang sangat rendah.

Salah satu bentuk fitoestrogen adalah lignan. Struktur lignan diubah oleh aktivitas bakteri di dalam pencernaan menjadi sama dengan struktur estrogen. Bentuk lainnya adalah isoflavonoid, merupakan senyawa antioksidan polifenolik yang banyak terdapat dalam kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran. Terutama banyak dikandung oleh kedelai. Sebagai fitoestrogen, isoflavonoid dapat mencegah kanker dan osteoporosis. Banyak dikandung oleh kacang kedelai, apel, buah anggur, brokoli, cabai, kubis, stroberi, mentimun, wortel, dan lain-lain.

Bagaimana mineral mangan dan boron berperan dalam kesehatan tulang?

by 0

Kedua mineral mangan (Mn) merupakan trace element yang dibutuhkan dalam jumlah sangat  sedikit untuk pembentukan tulang. Meskipun hanya sangat sedikit namun sangat perlu. Mangan merupakan kofaktor berbagai enzim yang membantu bermacam-macam proses metabolisme. Enzim yang ber-kaitan dengan mangan berperan antara lain dalam pembentukan jaringan ikat dan tulang. Penemuan guru besar Dr. Jeanne Freeland Graves dari University of Texas, AS, menyatakan bahwa wanita-wanita penderita rapuh tulang umumnya kadar mangan dalam tubuhnya 1/3 lebih rendah dibanding wanita sehat. Jika kecukupan gizi mangan mulai dicukupi, maka tubuh akan secara cepat berusaha menyerap kalsium dua kali lipat dari biasanya. Sumber mangan adalah teh kering, kopi instan, cokelat bubuk, roti gandum (whole wheat bread), dan nanas.

Mineral boron (Bo) berpengaruh dalam metabolisme mineral makro. Suplementasi boron pada wanita yang sudah menopause dapat mencegah kehilangan kalsium dan demineralisasi tulang. Bahan makanan yang kaya boron antara lain kedelai dan hasil olahannya, sayuran seperti bayam, mentimun, jagung, tomat, serta buah- buahan seperti buah anggur.

Bagaimana peran mineral fosfor dalam kesehatan tulang?

by 0

Menurut Dra. Emma S. Wirakusumah, MSc. dalam bukunya Mencegah Osteoporosis Lengkap dengan .39 & Jus & 38 Resep Masakan, fosfor merupakan mineral kedua terbanyak di dalam tubuh. Sebagian besar terdapal dalam bentuk kalsium fosfat yaitu bagian dari krist.il hidroksiapatit di dalam tulang dan gigi yang tidak larut. Fosfor juga merupakan bagian dari asam nukleat DNA dan RNA yang terdapat dalam setiap inti dan sitoplasma sel hidup.

Fosfor mempunyai banyak fungsi antara lain berper.m dalam proses klasifikasi (penguatan tulang dan gigi dengan kalsium). Proses ini diawali dengan pengendapan fosfor pada matriks tulang. Fosfor yang berikatan dengan kalsium membentuk hidroksiapatit yang memberikan kekuatan dan kekakuan pada tulang.


Karena terdapat dalam semua sel hidup, maka losloi terkandung dalam hampir semua jenis makanan. Namun sumber utama adalah makanan yang kaya protein, seperti daging termasuk daging ayam, ikan, telur, susu dan hasil olahannya, kacang-kacangan, dan serealia.

Bagaimana peran vitamin D yang selalu di pasangkan dengan kalsium?

by 0

Vitamin D memang selalu dipasangkan denga keberadaan unsur kalsium. Tanpa vitamin D kalsium tidak dapat diserap tubuh. Dengan kata lain, vitamin D membantu proses penyerapan kalsium oleh tubuh dengan cara merangsang produksi protein-protei pengikat kalsium. Dengan demikian vitamin D berperan besar dalam menghambat osteoporosis. Vitamin D juga memelihara kesehatan tulang dengan cara meningkatka penyerapan kalsium oleh sistem pencernaan sekaligu mengurangi pembuangan kalsium melalui ginjal.

Kebutuhan tubuh akan vitamin D rata-rata 400 IU per hari. Ini dapat dipenuhi melalui konsumsi makanan yang mengandung vitamin D, seperti mentega, margarin telur, keju, hati, ikan, dan susu (yang diperkaya denga: vitamin D).


Vitamin D terdapat juga di bawah kulit dalam bentu non-aktif. Dengan bantuan sinar matahari pagi (sebelur pukul 9 selama 10 — 15 menit) terutama sinar ultra violet vitamin D di bawah kulit tersebut diaktifkan. Karena iti dianjurkan tubuh (terutama lengan dan wajah) terpapa sinar matahari minimal selama 15 menit tiga kali seminggi (sambil berlatih olahraga).


Namun kemampuan memproduksi vitamin D melalu kulit berkurang seiring dengan bertambahnya usia, Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan menurunnya, massa tulang. Oleh karena itu dibutuhkan asupan makanan yang mengandung kadar vitamin D yang men cukupi, seperti susu dan produk-produk olahannya, ku ning telur, hati, krim, mentega, ikan laut, dan Iain-lain. Vitamin D juga dapat dicukupi melalui suplementasi.

Adakah faktor yang menghambat tercapainya kebutuhan kalsium?

by 0

Ada, karena itu perlu mendapat perhatian. Jika diabaikan, maka kebutuhan kalsium kesehatan tulang tidak tercukupi, meskipun Anda mengonsumsi makanan dan minuman yanj ngandung kadar kalsium tinggi. Salah satu faktor menghalangi penyerapan kalsium adalah adanya zat organik yang dapat bersenyawa dengan kalsium membentuk senyawa garam yang tidak larut (contohnya asam dan asam oksalat). Asam oksalat yang dikandung bayam dapat membentuk senyawa kalsium oksalat yang larut sehingga tidak dapat diserap tubuh. Demikian asam fitrat yang terdapat dalam serealia dan beberapa sayuran. Berikut ini faktor-faktor yang mengha terserapnya kalsium:

  • Konsumsi serat yang berlebihan. Ini akan mengu penyerapan kalsium dalam usus karena serat menyebabkan waktu transit makanan di dalam saluran cemaan menjadi lebih sedikit sehingga waktu tersedia untuk proses penyerapan juga menjadi  sebentar.
  • Penggunaan garam yang berlebihan. Garam akan maksa kalsium keluar dari tubuh, terbuang me urine.
  • Konsumsi makanan dan minuman berkadar  fosfor. Kadar fosfor melebihi 1.500 mg per hari, berpengaruh buruk terhadap keseimbangan kalsium tubuh. Contoh bahan makanan berkadar fosfor tinggii dan rendah kalsium: daging merah, ikan tuna minuman ringan, dan lain-lain.
  • Konsumsi makanan berprotein tinggi. Konsumsi berlebihan makanan berkadar protein yang meleb kebutuhan tubuh, akan berpengaruh buruk pada keseimbangan kalsium tubuh. Proses penyerap kembali kalsium melalui ginjal akan terganggu. akan meningkatkan pengeluaran kalsium dari tubuh melalui urine.
  • Pola hidup tidak sehat. Termasuk kebiasaan mini kopi berlebihan, kecanduan rokok dan minum keras. Semua ini akan mengganggu penyerapan kalsium dalam usus.
  • Alergi laktosa. Ada orang-orang yang ususnya tidak bisa menyerap makanan yang mengandung lakotsa: yaitu sejenis gula yang terkandung dalam prodi produk olahan susu. Biasanya sudah dimulai sejak kanak-kanak. Tetapi Anda dapat menandainya  timbul gejala tidak nyaman di perut, kembung, kram. kelebihan gas, dan diare setelah menyantap makai yang mengandung laktosa khususnya susu, keju, dan es krim, maka kemungkinan Anda menderita alergi laktosa.
  • Sindrom malabsorpsi. Mirip dengan alergi lakl yang juga disebabkan produk olahan susu, tetapi disebabkan oleh penyakit seliak atau penyakit usus karena sensitif terhadap zat gluten. Gejalanya sama dengan alergi laktosa. Penderita harus menghindari makanan yang mengandung zat gluten karena mereka dengan sindrom malabsorpsi dapat menderita gangguan penyerapan kalsium yang parah. Penyerapan akan meningkat dengan pola maka bebas gluten.

Adakah suplemen kalsium? Dapatkah kebutuhan kalsium dicukupi dengan suplemen?

by 0

Suplementasi kalsium memang dimungkinkan.Bahkan sekarang ini banyak dijual produk suplemen di pasaran dalam bentuk tablet, tablet kunyah atau cair. Yang banyak beredar adalah kalsium sitrat, kalsium glukonat, kalsium karbonat, dan kalsium laktat. Kandungan kalsium dalam setiap produk tidaklah sama, dan banyak di antaranya yang kandungan kalsiumnya tidak mencukupi kebutuhan tubuh untuk melindungi tulang dari serangan osteoporosis. Jika Anda ingin mengonsumsi suplemen kalsium, sebaiknya diketahui bahwa produk yang Anda konsumsi cukup mengandung kalsium yang dibutuhkan tubuh. Berikut ini tabel suplemen kalsium yang bisa didapat di pasaran. 

Suplemen Kalsium
Dosis (mg)
Bentuk
Kalsium laktat
35
tablet
Kalsium glukonat
53
tablet
Calcichew
500
tablet kunyah
Calidrink
1.000
granula
Calcium 500
500
tablet
Calcium sandoz
108
sirup
Citrical
500
granula
Ossopan
1.200
tablet
Ostram
1.200
serbuk
Sandocal
400
tablet

Perlu pula Anda ketahui:
  • Pilih suplemen kalsium yang juga mengandung vita¬min D. Vitamin D memudahkan penyerapan kalsium oleh usus.
  • Pertama kali menggunakan, pilih suplemen kalsium sitrat karena lebih mudah diserap tubuh dibanding kalsium karbonat.
  • Pilih kalsium dengan dosis tepat. Sesuaikan dengan jumlah kalsium yang dikonsumsi dari makanan.
Harap diperhatikan, bahwa beberapa suplemen kalsium dapat menyebabkan konstipasi dan kelebihan gas. Yang lain mungkin menyebabkan mual. Karena itu, kenali suplemen yang Anda minum. Jika Anda berusia di atas 55 tahun, suplemen kalsium sebaiknya dipilih dalam bentuk multivitamin. Dan vitamin D direkomendasikan lebih banyak bagi Anda yang mempunyai penyakit.

Kalsium sangat penting untuk menangkal osteoporosis. Seberapa banyak dibutuhkan dalam menu sehari-hari untuk menjaga kesehatan tulang?

by 0

Nutrisi yang paling penting untuk pembentukan tulang adalah kalsium. Kebutuhan kalsium untuk  orang dewasa sampai usia 24 tahun adalah 800 mg per hari. Namun standar intemasional menyatakan kebutuhan kalsium untuk orang dewasa adalah 1.000— 1.200 mg per hari. Menurut Prof. DR. dr. Ichramsjah A. Rachman, SpOG (K) yang saat ini menjabat Sebagai Ketua Persatuan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) dan Perkumpulan Menopause Indonesia (PERMI), asupan kalsium orang Indonesia sangat rendah, yaitu hanya 254 mg per hari. Dapat dimaklumi jika kasus osteoporosis tinggi di Indonesia. Tahun 2006, sebanyak 38% pasien yang memeriksakan densitas tulang di Makmal Terpadu FKUI terdeteksi 14,7% menderita osteoporosis. Di Surabaya keadaan lebih parah lagi, yaitu 26% yang menderita osteoporosis. Penelitian Departemen Kesehatan tahun 2006 menunjukkan 1 dari 5 orang Indonesia rentan kena osteoporosis.
Berikut ini daftar bahan makanan yang mengandung kalsium tinggi (mg/100 gram) diangkat dari Daftar Komposisi Bahan Makanan, Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI, Penerbit Bhratara, Jakarta 1996:

Ikan

*    Teri kering         1.200 mg
*    Rebon                  769 mg
*    Teri segar             500 mg
*    Sarden kalengan    354 mg

Sayuran
 
*    Daun papaya               353 mg
*    Daun talas                   302 mg
*    Bayam                        267 mg
*    Pakcoy, sawi, caisim    220 mg
*    Brokoli                        110 mg

Kacang-kacangan & olahannya

*    Kacang panjang         347 mg
*    Susu kedelai              250 mg per gelas 250 ml
*    Tempe                      129 mg
*    Kacang hijau kering    125 mg
*    Tahu                         124 mg
*    Kacang merah kering    80 mg

Serealia

*    Jali             213 mg
*    Havermut      53 mg

Untuk mempermudah ide membuat menu, berikut ini contoh menu sarapan yang dirancang oleh staf dapur majalah NIRMALA.
Contoh menu sarapan:

3    gelas susu         228 mg kalsium
4    potong roti          36 mg kalsium
3    telur orak-arik     90 mg kalsium
1    buah jeruk          15 mg kalsium
Jumlah asupan kalsium 429 mg

Jika ditambah dengan dua kali jadwal makan (makan siang dan makan malam), maka diharapkan Anda bisa memenuhi kebutuhan minimal kalsium.

Bagaimana pola makan untuk menghindari osteoporosis?

by 0

Pola makan yang baik untuk mencegah dan mengobati osteoporosis adalah makanan yang mengandung nutrisi seimbang dan sesuai unt kebutuhan kesehatan tulang, yaitu protein; mineral kalsium, fosfor, mangan, boron; dan vitamin D, serta fiestrogen (terutama bagi wanita yang sudah menopai yang sudah kehilangan hormon estrogen). Nutrisi teresebut dapat diambil dari susu dan olahannya, daging, buah-buahan, dan sayuran. Kalsium adal mineral utama bagi tulang yang bersama dengan fosi (menjadi kalsium fosfat) memegang peran penting dari proses pembentukan tulang. Peningkatan tumpukan kalsium fosfat akan memberikan kepadatan pada tular Sebagaimana telah dikemukakan dalam bab sebelumm kepadatan tulang mencapai puncaknya (massa tulng: puncak) pada usia 25—30 tahun pada tulang trabekuli tulang belakang dan 35—40 tahun pada tulang ti padat seperti tulang lengan dan tungkai. Kalau asup kalsium kurang, maka lama-kelamaan tulang akan kei pos sehingga mudah mengalami osteoporosis. Deng mengetahui peran kalsium dalam pembentukan tular maka salah satu cara mencegah osteoporosis adal, memenuhi asupan kalsium sedini mungkin, dan lakukan seumur hidup.
Berikut ini faktor-faktor merencanakan pola makan untuk mencegah osteoporosis:

  • Mengonsumsi makanan yang bervariasi. Bahan makanan satu dengan lainnya mengandung nutrisi yang berbeda. Jadi, untuk melengkapi nutrisi yang dibutuhkan tubuh/tulang, Anda perlu mengonsumsi makanan yang bervariasi.
  • Mengatur porsi makanan. Seseorang yang bertubuh kurus, tulangnya tidak padat sehingga mudah kero¬pos dan kena osteoporosis. Karena itu, aturlah porsi makanan Anda agar tubuh Anda tidak kurus, tapi juga tidak mengalami obesitas (karena penyakit lain akan mendatangi Anda, seperti jantung, diabetes).
  • Mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Sayur dan buah mengandung nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tulang dan kesehatan tubuh. Sekali lagi, makanlah sayur dan buah yang bervariasi.
  • Membatasi konsumsi garam. Biasanya konsumsi garam berkaitan dengan peningkatan tekanan darah. Namun mengonsumsi terlalu banyak garam akan meningkatkan pembuangan kalsium melalui urine. Anjuran ahli adalah 3—8 gram per hari atau sekitar d1/2—l 1/2sendok teh per hari.
Untuk singkatnya, beberapa porsi sayuran dan buah buahan setiap hari akan mencukupi kebutuhan nutrisi bagi kesehatan tulang. Sebagai tambahan, minumlah multivitamin setiap hari.

Bagaimana penatalaksanaan rehabilitasi medik bagi penderita osteoporosis?

by 0

Penatalaksanaan rehabilitasi medik bagi pasien osteoporosis terdiri atas empat tahap.

  1. Pemeriksaan. Perlu dilakukan pemeriksaan pada pasien sebelum menyusun program terapi dan latihan rehabilitasi medik. Pemeriksaan meliputi fisik, psikis, dan informasi tentang lingkungan dan aktivitas pa¬ien. Program latihan rehabilitasi medik bagi pasien osteoporosis ditujukan pada tulang dan sifatnya regional (per daerah tubuh), maka program latihan dibuat secara individual tidak massal.
  2. Terapi dan rehabilitasi. Rasa nyeri yang dialami oleh pasien osteoporosis dapat diatasi selain dengan obat- obatan juga dengan terapi modalitas fisik (terapi panas, terapi dingin, juga terapi relaksasi yang memosisikan tubuh secara tepat dan benar). Pada nyeri kronis, perlu diterapkan modifikasi sehari-hari dan penggunaan alat bantu.
  3. Pemakaian ortosis spinal. Alat ini, ortosis spinal di-gunakan untuk imobilitasi tulang punggung. Ortose artinya tegak dan spinal artinya tulang belakang/tulang punggung. Bentuknya seperti jaket dengan bahan kerangka besi. Bisa juga menggunakan ortoplast yang dipasang pada tubuh dan bermanfaat memosisikan tubuh pada posisi yang benar. Alat ini mengurangi posisi membungkuk, mencegah terjadinya patah tulang, dan membantu menegakkan tubuh pada otot- otot tulang punggung yang lemah.
  4. Pengujian gangguan kestabilan. Pada usia lanjut, orang cenderung sering terjatuh. Ini disebabkan ketidakstabilan ketika berjalan karena proses penuaan mengubah pola jalan seseorang. Ketidakstabilan pada lansia disebabkan menurunnya input proprioseptif (penerimaan rangsangan dari dalam tubuh sendiri), refleks yang melambat, menurunnya kekuatan otot, dan lain-lain. Tindakan dalam hal mencegah terjatuh, seyogianya memerhatikan faktor-faktor tersebut.
Selain itu, konsisi rumah tinggal pun harus mendapat perhatian. Perhatikan kondisi lingkungan agar pasien osteoporosis terhindar dari insiden jatuh. Contohnya hindari penggunaan tangga, pasang lampu
yang cahayanya mencukupi di setiap ruangai kondisi lantai yang bersih dan tidak licin.

Apakah rehabilitasi medik itu? Seberapa pentingnya bagi penderita osteoporosis?

by 0

Pasien patah tulang tidak boleh dibiarkan diam tanpa aktivitas dalam waktu lama karena akan menyebabkan tulang keropos lebih cepat dan menyebabkan risiko osteoporosis yang lebih buruk. Karena itu semua pasien yang pernah mengalami patah tulang osteoporosis harus menjalani rehabilitasi. Rehabilitasi itu adalah upaya aktif untuk mengembalikan kemampuan pasien berdasarkan sisa kemampuan yang masih diimilikinya. Dengan demikian pasien dapat kembali aktif dalam kesehariannya, dan dapat mandiri. Ini pun diterapkan pada penderita osteoporosis.

Perubahan postur tubuh akibat serangan osteoporosis dapat menyebabkan fungsi mukuloskeletal (otot dan tulang) terganggu dan berdampak keluhan rasa nyeri. Demikian Dr. Siti Nuhonni, SpRM., seorang dokter ahli rehabilitasi medik dari RSCM. Ia mencontohkan, mengangkat beban sambil membungkuk membuat tulang belakang daerah lumbar (pinggang) menerima beban 10 20 kali lebih besar dibandingkan beban itu sendiri. Batuk dan tertawa keras juga menimbulkan beban tekanan 50 70% lebih besar dibandingkan sikap berdiri tenang.

Menurut Dr. Nuhonni, postur tubuh yang sering terjadi adalah postur bungkuk (kifosis). Perubahan postur ini menyebabkan rasa nyeri pada otot punggung, rasa tak nyaman pada daerah perut, dan gangguan fungsi paru paru. Karena itu, dasar penatalaksanaan rehabilitasi medik pada pasien osteoporosis adalah memelihara bentuk tubuh yang benar (good posture).
Rehabilitasi medik mempunyai peran yang pen ting bagi penderita osteoporosis, bekerja sama secara integral dengan disiplin ilmu kedokteran lain yang terkait. Karena itu, pendekatan pengobatan osteoporosis tidak saja ditujukan kepada penyakit yang diderita pasien, melainkan juga kepada manusianya.
Tujuan utama rehabilitasi adalah:

  • mengurangi rasa sakit
  • memperbaiki fungsi tulang
  • membantu memulihkan kemandirian hidup sehari- hari sebanyak mungkin
  • memperbaiki kualitas hidup yang telah menurun
Nasihat dokter Felicia Cosman, setiap menjalankan ak- tivitas sehari-hari, lakukan setiap gerakan dengan hati- hati. Jaga punggung tetap tegak, hindari membungkuk.

Bagaimana dengan vertebroplasty? Mampukah menyembuhkan osteoporosis?

by 0

Vertebroplasty atau suntikan semen pada tulang yang keropos, sangat efektif bagi mereka yang menderita patah tulang dengan rasa sakit yang parah dan terus-menerus yang disebabkan tekanan pada ruas tulang belakang yang sangat akut. Rasa nyeri pada patah tulang belakang walaupun tidak sehebat patah tulang pada tulang panggul dan pergelangan tangan, namun sangat mengganggu dan berkepanjangan. Kini dengan suntikan semen khusus menggunakan teknik vertebroplasty, penderita patah tulang belakang dapat langsung duduk dan berjalan. Teknik vertebroplasty awalnya merupakan topik yang dibahas dalam simposium "Recent Advances in Critical Care Management of Trauma Cases" yang diselenggarakan pada Juli 2002 dalam rangka ulang tahun ke-52 RS Gatot Subroto. Pembicara 
utamaDR. Dr. BambangDarwono, SpB., SpBO. Teknik  dikembangkan di Prancis pada 1984 dan disempurnakan di Amerika sembilan tahun kemudian, berupa tindakan memasukkan sejenis semen tulang dengan menggunakan jarum khusus ke tulang belakang yang patah. Bermanfaat menyangga dan memberi kekuatan pada tulang dan dalam.

Semen akan mengeras dalam waktu 15 menit setelah disuntikkan. Keesokan harinya pasien sudah mampu berjalan. Meskipun proses penyambungan tulang tetap berlangsung selama tiga bulan, namun setidaknya kualitas hidup pasien tidak menurun. Ia tetap dapat melakukan aktivitasnya sehari-hari tanpa terganggu oleh rasa nyeri.

Menurut DR.Dr. Bambang Darwono SpO., SpBO., teknik vertebroplasty cocok diterapkan bagi penderita retak kompresi akibat osteoporosis, retak kompresi yang terkait dengan kanker, dan retak atau patah tulang karena trauma. Bagi yang belum kena osteoporosis, teknik ini dapat memperkuat tulang yang patah. Pasien dengan tindakan vertebroplasty tidak perlu rawat inap di rumah sakit.
Risiko prosedur ini antara lain kebocoran semen di sekitar saraf tulang belakang yang menyebabkan lumpuh sementara dan membutuhkan koreksi dengan jalan operasi.

Bagaimana mengatasi rasa nyeri pada osteoporosis?

by 0

Sebenarnya osteoporosis tidak menimbulkan rasa nyeri sehingga umumnya penderita tidak mengetahui bahwa dirinya terserang osteoporosis. Rasa nyeri baru muncul jika terjadi patah tulang. Patah tulang panggul dan pergelangan tangan menimbulkan rasa nyeri yang hebat. Demikian juga trauma yang sangat kecil pada tulang iga. Sedangkan nyeri akibat patah tulang punggung tidaklah seberapa, namun berakibat tinggi tubuh berkurang karena menjadi bungkuk.

Untuk diketahui, nyeri tulang bukan hanya disebabkan fraktur, tetapi juga Sebagai akibat kerusakan tulang atau kekakuan otot. Ini menyebabkan rasa nyeri yang kronis.
Penanganan rasa nyeri patah tulang osteoporosis tidak banyak berbeda dengan patah tulang pada orang tanpa osteoporosis. Namun perlu diingat:

  • Patah tulang osteoporosis biasanya terjadi pada lansia yang juga ada tulang lain yang keropos yang bisa mengalami fraktur.
  • Pada lansia kemungkinan besar ada penyakit-penyakit lain yang diidapnya.
Ada dua macam rasa nyeri, yaitu nyeri akut dan nyeri kronis. Nyeri akut timbul mendadak sesaat setelah terjadi patah tulang. Dengan penanganan yang baik, nyeri akut dapat segera diatasi. Sementara nyeri kronis adalah rasa nyeri yang dirasakan lebih dari tiga bulan. Nyeri semacam ini akan membuat penderitanya stres, depresi, mudah marah, bahkan frustrasi. Bahkan si penderita tidak bisa bekerja mencari nafkah dan menjadi beban orang lain.
Biaya pengobatan pun mahal.
  • Kelompok parasetamol. Mengatasi rasa nyeri, bisa dengan obat-obatan parasetamol yang dapat dibeli bebas di apotik dengan nama dagang Panadol, Biogesic, atau Dumin. Obat golongan ini mudah diserap usus dan tidak terlalu merangsang lambung namun bisa menimbulkan gangguan fungsi hati, menimbulkan alergi, dan bercak pada kulit, dan kemungkinan terjadi perdarahan.
  • Antiinflamasi non-steroid. Meskipun dapat meredakan rasa nyeri, namun parasetamol tidak dapat menyembuhkan radang/inflamasi. Untuk itu diperlukan obat-obatan antiinflamasi nonsteroid (nonsteroid anti-inflammatory drugs disingkat NSAID). Obat-obatan golongan ini selain mampu meredakan nyeri juga memerangi radang. NSAID tidak mengandung streroid dan narkotik, kerjanya menghambat enzim cyclooxygenase (COX). Contoh NSAID: aspirin, phenyl-butazone, naproxen, ibuprofen, diclofenac, piroxicam, tenoxicam, celecoxib, lumiracoxib.
  • Golongan narkotika. Obat antinyeri bisa digabungkan dengan narkotika untuk menambah kekuatan antisakitnya. Contohnya codein. Obat-obat semacam ini harus di bawah pengawasan dokter, karena itu hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Bisa terjadi efek samping, seperti sesak napas, ruam kulit, sulit BAB. Jika mengalami efek samping tersebut, penderita harus melapor ke dokter. Perlu diketahui, bahwa pemakaian dalam jangka panjang dapat menimbulkan adiksi atau ketagihan.

Bagaimana mengobati patah tulang osteoporosis?

by 0

Selama tulang yang patah tidak menekan saraf,maka dibiarkan saja. Dibuat posisi tidak bergerak agar pasien tidak menderita kesakitan. Sementara itu obat osteoporosis tetap diberikan.

Penderita osteoporosis yang mengalami patah tulang panggul dan pinggang dapat dipastikan tidak dapat berjalan, harus berbaring saja. Patah tulang panggul harus dioperasi, bahkan kalau perlu harus mengganti sendi. Dan sebagaimana sudah diketahui, kematian akibat patah tulang panggul sama tingginya dengan kanker payudara. Tetapi kematian tersebut bukan disebabkan osteoporosis melainkan karena komplikasi. Akibat pasien tidak bisa berjalan dan terpaksa tiduran terusmenerus, paru-paru mudah terkena infeksi. Inilah yang bisa menyebabkan kematian.


Perlu pula diketahui bahwa sekali mengalami patah tulang, maka 20% penderita akan mengalaminya lagi pada tahun pertama. Hal ini disebabkan tulang-tulang lainnya pun sudah keropos. Karena itu, setelah operasi pasien dan dokter perlu tetap waspada. Agar tidak terjadi patah tulang berikutnya, maka obat-obatan osteoporosis tetap harus diberikan.

Apakah ada obat-obat baru bagi osteoporosis?

by 0

Menurut Hans Tandra dalam bukunya tercantum dua obat baru osteoporosis, yaitu strontium dan antibody monoclonal.

  • Strontium renelate. Ini adalah obat baru yang bekerja dengan merangsang pertumbuhan tulang baru sambil menghambat resorpsi tulang. Disimpulkan obat ini baik untuk mencegah patah tulang terutama bagi mereka yang berisiko tinggi kena osteoporosis (misalnya wanita lansia atau yang sudah menopause). Ada efek sampingnya, yaitu mual dan diare.
  • Monoclonal antibodies. Disebut RANKL (the receptoractivator of nuclear factor kB ligand) adalah obat baru untuk mengobati osteoporosis. Diketahui bahwa RANKL adalah bahan penting untuk mengatur aktivitas osteoklas sehingga kerja osteoklas bisa dihambat dan resorpsi tulang bisa dikurangi.
  • PTH yaitu parathyroid hormone, tergolong obat baru. Telah disetujui oleh FDA Sebagai pembangun tulang pada pengobatan penyakit osteoporosis. Keuntungan pemakaian PTH adalah mampu meningkatkan kepadatan, ukuran, dan kualitas tulang. Dengan demikian, kekuatan tulang bertambah dan tidak rentan patah. Diberikan dalam bentuk suntikan, dan paling tepat digunakan bagi pasien osteoporosis yang sudah lumayan parah.

Jadi, bagaimana sebaiknya pengobatan osteoporosis dilakukan?

by 0

Menurut Prof. DR. Dr. Ichramsjah A. Rachman, SpOG(K) dalam buku Osteoporosis yang ditulis t oleh Ferdinand Zaviera dinyatakan bahwa osteoporosis pada wanita dapat diatasi dengan terapi sulih liormon, obat golongan bifosfonat, selective estrogen receptor modulator (SERMs), dan fitoestrogen. Dari pengalaman klinis, penggunaan terapi sulih hormon telah banyak memberikan hasil yang baik, yaitu berhasil menghilangkan keluhan akibat menopause sebanyak 90% dan meningkatkan densitas tulang sampai 5,5%. Namun ada laporan dari World Health Interactive (WH1) yang menyatakan pemakaian terapi sulih hormon bisa menimbulkan masalah lain, seperti kanker payudara, stroke, dan masalah jantung. Karena itu pemakaiannya diberi batas antara 5—7 tahun saja.

Di sisi lain, terapi sulih hormon termasuk mahal sehingga perlu dicari alternatif lain berupa pengobatan dengan fitoestrogen, yaitu estrogen yang berasal dari tanaman. Pemakaian gabungan antara fitoestrogen black cohosh dan red clover telah terbukti mampu meredam keluhan menopause 60—70% dan meningkatkan densitas tulang sampai lebih dari 3%. Harganya pun jauh lebih murah dibanding terapi sulih hormon.


Sementara itu Prof. Dr. Hans Tandra, SpPD-KEMI), PhD. mensinyalir bahwa pada umumnya orang hanya mengonsumsi kalsium dan vitamin D dan menganggapnya sudah cukup ditambah minum susu segelas setiap hari. Padahal selain perlu dipadatkan, tulang juga harus dikuatkan. Proses penuaan dan berkurangnya produksi hormon seiring dengan semakin tua usia, membuat tulang makin rapuh dan makin tipis. Dibutuhkan obat-obatan dan suplemen yang harus dikonsumsi secara terus-menerus untuk mempertahankan tulang yang sehat, yaitu untuk membangun tulang, memadatkan tulang, dan menghambat proses osteoporosis.


Pada umumnya para dokter ahli osteoporosis sepakat bahwa obat-obatan dan suplemen bagi penderita osteoporosis adalah: bifosfonat, hormon estrogen, hormon kalsitonin, raloksifen, tibolon, ditambah dengan suplemen kalsium dan vitamin D.

Bagaimana mengobati penyakit osteoporosis?

by 0

Dr. Sofyanuddin, SpBO. menulis dalam Pengobatan Osteoporosis, tujuan pengobatan bagi pasien i osteoporosis adalah untuk:

  • Menghilangkan atau mengurangi keluhan rasa nyeri/ sakit.
  • Memperbaiki kualitas hidup dengan berusaha memberikan jawaban atas masalah-masalah fungsional dan praktis.
  • Mencegah terjadinya patah tulang lebih lanjut dengan mencegah terjatuh atau cedera.
  • Mencegah dan mengembalikan terjadinya 'kehilangan' tulang.
Oleh karena itu, menurut Dr. Sofyanuddin, yang dicakup dalam pengobatan osteoporosis adalah:
  • Penerangan dan pendidikan pada si penderita.
  • Pengawasan atau kontrol yang memadai terhadap rasa nyeri/sakit.
  • Penilaian fungsional dan nasihat/anjuran praktis.
  • Nasihat atau anjuran fisioterapi dan cara-cara lalih an.
  • Pencegahan terhadap jatuh atau cedera.
  • Pencegahan serta usaha pengembalian 'kehilangan tulang.
Di sisi lain, Prof. Dr. Hans Tandra, SpPd-KEMD, PhD. dalam bukunya Osteoporosis menyatakan adanya di- lema dokter. Menurutnya, beberapa laporan survey me-nyatakan bahwa pengetahuan atau interpretasi mengenai pemeriksaan BMD masih belum sepenuhnya dikuasai para dokter, demikian pula dengan pemeriksaan darah dan urine. Selain itu, hasil pemeriksaan BMD dengan DXA dan laboratorium satu dengan lainnya sering kali berbeda. Hasil pemeriksaan urine dan kimia darah pun tidak sama. Ini akan mempersulit penanganan kasus tulang keropos.

Hans Tandra juga menulis bahwa kebanyakan dokter bahkan tidak menyadari betapa penting mengobati osteoporosis sedini mungkin. Suatu laporan dari Leed University di Inggris menyebutkan pada 20% wanita pasca menopause yang menjalani pemeriksaan BMD mengalami osteoporosis, 28% di antaranya mengalami patah tulang. Sedangkan pada wanita menopause yang kepadatan tulangnya masih normal, 63% menjadi fraktur di kemudian hari. Ini menunjukkan walaupun pemeriksaan BMD telah dilakukan, penanganan dan pencegahan tulang keropos belum dilakukan dengan rrius oleh para dokter.

Apa maksudnya dengan rujukan ke dokter spesialis tulang sesuai dengan kebutuhan?

by 1

  • Anda bisa ke dokter ahli penyakit dalam dengan spesialisasi bidang rematologi (dokter SpPD-KR yaitu Konsultan Rematologi) karena dokter tersebut juga ahli dalam penyakit tulang, sendi, otot, dan penyakit otoimun.
  • Anda bisa ke dokter ahli penyakit dalam dengan spesialisasi di bidang endokrinologi (dokter SpPD-KEMD, yaitu konsultan endokrinologi, metabolisme, dan diabetes). Dokter tersebut ahli dalam penyakit hormon/endokrin seperti diabetes, obesitas, tiroid, adrenal, hipofisis, lemak, asam urat, dan osteoporosis.
  • Anda bisa dirujuk ke ahli bedah khusus bidang ortopedi (dokter SpBO), yang ahli dalam hal patah tulang, tumor tulang, gangguan sendi dan otot. Tetapi yang juga ahli di bidang osteoporosis.
  • Anda bisa berkunjung ke dokter ahli penyakit dalam dengan spesialisasi di bidang geriatri (dokter SpPD- KGer) yang menangani masalah penyakit pada usia lanjut (di atas 65 tahun) misalnya penyakit-penyakit degeneratif, proses penuaan (aging), juga osteoporosis. 
  • Anda tentu juga bisa ke dokter spesialis kebidanan (obstetri) dan kandungan (ginekologi), yaitu dokter SpOG. Sebagian dari mereka yang menangani masalah menopause juga mempelajari osteoporosis. Sebagaimana diketahui, osteoporosis umumnya menyerang wanita yang sudah menopause.
Anda bisa dirujuk ke ahli rehabilitasi medik (dokter SpRM) yang berpengalaman menangani kasus-kasus trauma otot, sendi, tulang termasuk osteoporosis.

Ke mana saya harus berobat jika mengalami keropos tulang?

by 0

Untuk pengobatan keropos tulang atau nyeri tulang punggung, Anda harus ke dokter yang memiliki bidang spesialisasi osteoporosis atau ke spesialis ortopedi. Spesialis osteoporosis ataupun ortopedi juga bisa dimiliki oleh dokter-dokter spesialis seperti dokter spesialis rematologi, endokrinologi, ahli bedah ortopedi, ahli geriatri, ahli kandungan, dan dokter ahli rehabilitasi medik. Tetapi sebaiknya Anda berkon- sultasi terlebih dulu dengan dokter umum atau dokter keluarga Anda. Setelah itu, untuk pengobatan selanjutnya mintalah dirujuk ke dokter spesialis tulang yang bisa merupakan salah satu dari dokter spesialis tersebut di atas, bergantung pada kebutuhan Anda.

Osteoporosis bisa dialami oleh setiap orang dengan tingkat keparahan yang sejalan dengan meningkatnya usia. Jadi apa manfaat/tujuan pengobatan penyakit osteoporosis? 

by 0

Sebagian besar pengobatan osteoporosis ditujukan untuk mengurangi/mencegah lebih lanjut pengeroposan/resorpsi tulang. Dengan mengurangi pengeroposan, massa tulang dapat ditingkatkan, menjadi lebih padat dan lebih kuat. Pengobatan lu rtujuan mengatasi komplikasi yang mungkin terjadi, misalnya fraktur atau rasa nyeri. Meskipun demikian, pengobatan tidak mungkin dapat memulihkan massa tulang seperti sediakala. Karena itu, ikitan yang diberikan dokter bergantung pada fase atau stadium penyakit. Apakah sudah pernah mengalami patah tulang, pernah timbul nyeri, sudah ada penurunan tinggi badan, tampak bungkuk. Bisa juga belum tampak gejala tetapi sudah perlu obat untuk mengatasi risiko osteoporosis.

Penyakit apa saja yang bisa mencetusknn osteoporosis?

by 0

Memang ada beberapa penyakit yang bisa mencetuskan osteoporosis dengan cara menghambat penyerapan kalsium dan vitamin D di dal.mi usus, atau secara langsung melalui pengeroposan tulang, Berikut ini beberapa penyakit tersebut (diangkat dan buku Osteoporosis karangan Hans Tandra).

  • Radang usus. Penyakit radang usus yang menahim (inflammatory bowel disease) dapat menyebabkan masa lah penyerapan vitamin D dalam usus. Termasuk pe nyakit radang usus adalah ulcerative colitis atau Crohn disease. Pengobatannya bisa melalui pembedahan yany; membuang Sebagian usus. Akibatnya penyerapan vitamin D menjadi terhambat. Dapat juga dengan pemberian kortikosteroid yang bisa menimbulkan osteoporosis.
  • Bedah bariatrik. Inilah pembedahan Sebagian lambung atau disebut juga bypass usus dengan tujuan menurunkan berat badan pada penderita obesitas parah. Efeknya, beberapa bulan setelah pembedahan bisa terjadi gangguan penyerapan kalsium dan vitamin D dalam usus. Karena itu, pasien perlu diberi tambahan suplemen kalsium dan vitamin D.
  • Penyakit Celiac dan Nontropical sprue. Ini adalah penyakit keturunan dalam bentuk gangguan penye-rapan yang terjadi dalam usus halus. Efeknya, penderita kekurangan vitamin D. Penyakit ini ditandai dengan fraktur tulang yang berulang.
  • Penyakit ginjal kronis. Gangguan penyakit ginjal yang menahun bisa menyebabkan meningkatnya kadar fosfor. Mineral ini mengikat kalsium dengan cara membawa kalsium keluar dari tulang sehingga menimbulkan osteoporosis. Gangguan gagal ginjal kronis juga menyebabkan kekurangan vitamin D. 
  • Sirosis hati. Inilah penyakit hati kronis di mana telali terjadi kerusakan struktur berupa pengerutan jaringan hati. Jika gangguan fungsi hati ini berlangsung lama, maka metabolisme tulang akan terganggu. 
  • Osteomalasia. Penyakit ini disebabkan kekurangan vitamin D pada orang dewasa. Disebut juga adult rickets. Efeknya, tulang menjadi lunak dan timbul fraktur tulang panggul, iga, atau tulang bahu. 
  • Kekurangan vitamin D. Ini tidak boleh diremehkan karena akibatnya sungguh serius bagi metabolisme tulang. Penyebab kekurangan vitamin D yang paling penting adalah osteomalasia dan hiperparatiroid. Di sisi lain, pemberian vitamin D yang mencukupi akan memperbaiki kepadatan tulang. Banyak penelitian menunjukkan bahwa suplementasi vitamin D menye-babkan menurunnya produksi hormon PTH (para thyroid hormone) sehingga penghancuran tulang ber- kurang dan densitas tulang menjadi lebih baik. Osteogenesia imperfecta. Penyakit ini diturunkan secara genetik. Juga disebut brittle bone disease, yaitu kerapuhan tulang yang terjadi sejak usia kanak- kanak. Akibatnya sungguh mengenaskan, yaitu frak tur tulang yang berulang dan terjadi di beberap.i tempat. Penyebabnya adalah adanya gangguan dalam pembentukan kolagen (bahan dasar untuk kepadatan tulang).
  • Multiple myeloma, limfona, dan leukemia. Multiple myeloma adalah kanker ganas pada sel plasma (set darah pada sumsum tulang). Sel ganas ini membentuk cytokinese yang merangsang osteoklas dan menghambat osteoblas. Akhirnya tentu saja terjadi osteoporosis. Sedangkan limfoma adalah kanker kelenjar getah bening dan leukemia adalah kanker sel darah putih. Dengan mekanisme serupa, keduanya juga akhirnya menimbulkan osteoporosis.
  • Penyakit kelenjar paratiroid. Penyakit ini berupa terlalu aktifnya kelenjar paratiroid yang berakibat meningkatnya kadar kalsium dalam darah, sedangkan kadar kalsium dalam tulang berkurang. Gejalanya adalah mual dan muntah, kekurangan cairan tubuh, kerusakan ginjal, dan hilangnya kesadaran. Jika dilakukan operasi pengambilan kelenjar paratiroid, densitas tulang akan meningkat dan risiko fraktur tulang pun menurun.
  • Penyakit kelenjar tiroid. Kelebihan kadar hormon tiroid akan menyebabkan penurunan kepadatan tulang. Ini terjadi pada penyakit hipertiroid atau kelenjar tiroid yang overaktif.

Melihat beragam dan mahalnya pemeriksaan, bagaimana memilih pemeriksaan yang tepat?

by 0

Dalam hal ini, dokterlah yang akan memilihkan pemeriksaan Sebagai pemeriksaan langkah pertama. Kemudian memilih pemeriksaan berikutnya yang disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, riwayat penyakit yang pernah diderita dan sedang diidap, dan hasil pemeriksaan fisik.

Sebagai contoh, seorang wanita pascamenopouse biasanya diperiksa kalsium, albumin, dan 25-OHD, kadang ditambah pemeriksaan fungsi ginjal dan hati Demikian Hans Tandra dalam bukunya. Sedangkan seorang  dewasa muda dengan wajah sembab yang diduga menderita penyakit Cushing (karena terlalu berlebihan mengonsumsi obat kortikosteroid) perlu diperiksa kortisol darahnya, gula darah, dan lemak darahnya. Bila di duga ada kemungkinan gangguan hormon tiroid, maka diperiksa hormon FT3, FT4, dan TSH. Pemeriksann pemeriksaan tersebut kemudian masih dicocokkan dengan hasil pemeriksaan densitas tulang (BMD).

Bagaimana dengan bone turnover marker?

by 0

Bone turnover maker (BTM) digunakan untuk melihat dan memantau proses pembentukan dan proses penghancuran tulang, atau yang disebut bone turnover. Demikian tulis Prof. Dr. Hans Tandra, SpPD- KEMD, PhD. dalam bukunya Osteoporosis: Mengenal, Mengatasi, dan Mencegah Tulang Keropos. Ada sejumlah pemeriksaan yang dilakukan.

Pemeriksaan ini, bone turnover biochemical marker, memang jarang dianjurkan oleh dokter karena biayanya mahal dan hanya dapat dilakukan di beberapa laboratorium di kota-kota besar saja.
Untuk pemeriksaan pembentukan tulang digunakan serum/darah, sedangkan untuk pemeriksaan resorpsi tulang, digunakan serum/darah dan urine.

Berikut ini beberapa manfaat pemeriksaan BTM:

  • Untuk memantau keberhasilan pengobatan osteoporosis.
  • Untuk mengetahui kemungkinan penurunan risiko patah tulang.
  • Untuk mengetahui seberapa kadar pengeroposan tulang setelah menopause.
Sebenarnya metode BTM ada juga keterbatasannya, yaitu Pengaruh ritme sirkadian (circadian rhythm). Artinya kadar/nilai yang didapat bisa berubah-ubah sepanjang hari. Puncaknya pada pukul 04.00—08.00. Yang terendah pada malam hari. Karena itu dianjurkan pengambilan urine yang akan diperiksa pada subuh atau dengan cara mengumpulkannya selama 24 jam.

Apa saja pemeriksaan darah tersebut?

by 0

Pemeriksaan darah dilakukan untuk mencari penyebab osteoporosis, apakah karena usia tua, pascamenopause, penggunaan obat, kekurangan vitamin D, penyakit ginjal krorris, penyakit hati menahun. Tes-tes tersebut bisa sangat berguna membantu memprediksi risiko patah tulang seseorang. Yang lebih penting adalah tes tersebut membantu menentukan berhasil atau tidaknya pengobatan osteoporosis.
Pemeriksaan meliputi darah lengkap, tes fungsi ginjal, tes fungsi hati, kalsium darah, fosfor darah, vitamin D, hormon paratiroid, dan beberapa pemeriksaan lain untuk kasus-kasus tertentu seperti:

  • Kalsium dan kreatinin dalam urine yang ditampung selama 24 jam
  • Celiac antibody untuk celiac disease
  • Hormon tiroid (T3, T4, TSH)
  • Elektroforesis protein serum dan urine
  • Hormon testoteron, estrogen, kortisol

Seberapa perlunya pemeriksaan laboratorium?

by 0

Sangat perlu, terutama bagi mereka dengan massa tulang rendah. Sekarang ini ada beberapa % pemeriksaan khusus untuk melihat metabolisme atau proses pembentukan dan resorpsi tulang, yang dinamakan biochemical markers of bone turnover. Dengan demikian bisa diketahui apakah sudah terjadi demineralisasi atau pengeroposan tulang.
Pemeriksaan tulang di laboratorium terdiri atas pemeriksaan biokimia darah dan urine, dan radiologi.

Apakah pemeriksaan tulang harus dilakukan secara berkala?

by 0

Pemeriksaan tulang memang harus dilakukan secara berkala, terutama jika Anda sudah kena osteoporosis. Hal ini menyangkut pengobatan osteoporosis. Keberhasilan pengobatan osteoporosis sangat bergantung pada pemeriksaan tulang dan mendeteksinya secara dini, kemudian menentukan risiko terjadinya patah tulang untuk pengobatan secepatnya.

Pemeriksaan tulang dianjurkan satu kali per tahun. letapi jika Anda menjalani pengobatan kortikosteroid, jika pemeriksaan harus lebih sering dilakukan. Pemeriksaan tulang terdiri atas dua kategori, yaitu menentukan densitas/kepadatan tulang dengan menggunakan berbagai alat. Kemudian pemeriksaan biokimia darah untuk mengetahui turnover tulang. Kedua jenis pemeriksaan tersebut penting guna mengetahui keberhasilan pengobatan osteoporosis.