Peralatan untuk penyuntikan insulin mencakup:
Alat suntik insulin
ini adalah alat suntik khusus yang tersedia dalam beberapa ukuran, seperti 30 unit, 50 unit, dan 100 unit. Penting untuk diingat bahwa Anda harus gunakan ukuran alat suntik yang sesuai dengan dosis insulin Anda. Sebagai contoh, jika dosis Anda 40 unit dan Anda menggunakan alat suntik 50 unit, Anda tidak akan bisa mengukur 40 unit dengan tepat. Hindari membeli alat suntik sekali pakai dalam jumlah banyak, baik dari dalam maupun dari luar negeri, karena mungkin alat suntik itu tidak cocok dengan perubahan yang dibuat dalam dosis insulin setelah Anda membelinya.
Pena insulin
Alat ini meminimalkan ketidaknyamanan saat menyuntikan dan juga bisa meningkatkan ketepatan pemberian insulin. Pena ini berisi sebuah cartridge yang sebelumnya sudah diisi jenis insulin yang diinginkan dan memiliki sebuah jarum disposable yang bisa diganti setiap kali penyuntikan. Pada beberapa pena, Anda perlu memastikan dosis yang benar dengan menekan piston berulang kali setelah jarum disuntikkan ke bagian tubuh tertentu. Setiap kali Anda menekan, suatu dosis tertentu insulin disuntikkan. Pada beberapa jenis pena yang lain, Anda perlu memastikan dosis insulin yang benar sebelum menyuntik. Hal ini akan menarik piston dengan bagian yang berisikan insulin. Setelah memasukkan jarum suntik ke bagian tubuh tertentu, Anda perlu menekan piston untuk memasukkan dosis yang telah Anda sesuaikan dalam pena.
Jika jarumnya dibiarkan pada pena sebelum penyuntikan berikutnya, udara bisa memasuld bagian pena yang berisi insulin. Hal ini dapat memperlambat penghantaran dosisnya, dan akibatnya dapat menyebabkan pemborosan insulin setelah jarumnya ditarik. Karenanya, renting bagi Anda untuk mempelajari teknik ung benar untuk menggunakan pena dari dokter Anda.
Alat suntik jet
Peralatan ini dirancang untuk mengeluarkan m fulin dalam bentuk semprotan tetes-tetes kecil cairan dalam tekanan yang sangat tinggi sehingga tetes-tetes kecil ini memasuki kulit. Peralatan ini tidak terlalu populer karena penyerapan insulin ke dalam tubuh mungkin tidak selalu seragam. Alat ini juga bisa menyebabkan memar pada bagian tubuh yang disuntik.
Terapi pompa insulin ekstemal
Suatu pompa insulin portabel adalah metode ilternatif untuk menyuntikkan insulin yang memungkinkan pemberian dosis insulin antara intermediate) kapan pun dalam satu hari atau untuk mempersiapkan program perubahan kadar pemberian insulin dalam satu hari. Alat ini memiliki suatu pompa portabel kecil dengan suatu set infus yang berakhir pada sebuah jarum atau kanula. Infus berarti penyuntikan cairan secara lambat ke dalam pembuluh vena atau ke bawah kulit. Kanula adalah suatu tabung berlu- bang yang dirancang untuk memasuki ruang dalam tubuh, seperti pembuluh darah. Jarum atau kanula diletakkan di bawah kulit dan diganti sekali setiap 24 jam atau 72 jam.
Untuk mendapatkan manfaat sepenuhnya dari terapi pompa insulin eksternal, Anda perlu melakukan pemantauan diri terhadap kadar gula darah sebanyak beberapa kali sehari, lalu membuat penyesuaian terhadap dosis insulin seperti yang dianjurkan oleh dokter Anda.
Manfaat utama dari terapi pompa insulin eksternal adalah fleksibilitas yang lebih baik dalam menyesuaikan insulin dengan berbagai variasi di dalam jadwal Anda. Hal ini juga membantu melaksanakan perubahan yang dibutuhkan dalam hal kadar pemberian insulin kapan pun, terutama di antara waktu-waktu makan. Kelemahan utama dari pompa insulin eksternal adalah kemungkinan infeksi pada lokasi infus. Ada risiko lebih tinggi bagi terjadinya ketoisidosis karena gangguan pada aliran insulin.
Terapi pompa insulin yang ditanam
Pada opsi ini, pompa kecil yang bisa dikontrol zari luar diletakkan di dalam perut. Insulin dile- raskan ke dalam ruang di sekitar organ sistem rencernaan di dalam perut. Insulin yang dilepaskan kedalam lalu diserap secara langsung ke berbagai organ. Metode ini kelihatannya mengurangi resiko kadar gula darah yang rendah sambil mencoba mempertahankan kadar gula darah yang normal sepanjang hari. Penelitian lebih lanjut rutuhkan sebelum teknik ini bisa direkomendasikan untuk mengendalikan diabetes.
Membuang alat suntik dan jarum
Sangat dianjurkan agar Anda mengumpulkan suntik dan jarum bekas di dalam wadah khusus bagi benda-benda tajam. Kapan saja Anda mengunjungi rumah sakit besar, mintalah seseorang yang menangani sampah untuk membuang alat suntik dan jarum Anda bersama sampah rumah sakit. Pembuangan alat suntik dan jarum yang tidak tepat bisa berbahaya bagi mereka yang menanganinya di tempat-tempat pembuangan sampah umum.