Seberapa pentingnya peran fitoestrogen bagi kesehatan tulang?
by pakar emas 0
Fitoestrogen adalah sejenis hormon estrogen tetapi berasal dari tanaman (fito artinya tumbuhan). Fitoestrogen memiliki struktur kimia yang sama dengan hormon estrogen yang diproduksi tubuh. Pada wanita menopause, produksi estrogen makin berkurang, menyebabkan berkurangnya kepadatan tulang. Asupan fitoestrogen pada wanita menopause mampu menggantikan fungsi estrogen tubuh. Bermanfaat melindungi tubuh dari sindrom menopause yang merepotkan dan mampu mencegah osteoporosis. Banyak ditemukan dalam kacang kedelai, kacang tanah, kacang panjang dan polong-polongan lain, biji bunga matahari, gandum, beras, jagung, wortel, brokoli, ubi, kembang kol, dan lain-lain. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa fitoestrogen kemungkinan sama dengan obat-obatan SERMs, artinya senyawa tersebut bertindak seperti estrogen pada metabolisme tulang dan massa tulang yang sangat rendah.
Salah satu bentuk fitoestrogen adalah lignan. Struktur lignan diubah oleh aktivitas bakteri di dalam pencernaan menjadi sama dengan struktur estrogen. Bentuk lainnya adalah isoflavonoid, merupakan senyawa antioksidan polifenolik yang banyak terdapat dalam kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran. Terutama banyak dikandung oleh kedelai. Sebagai fitoestrogen, isoflavonoid dapat mencegah kanker dan osteoporosis. Banyak dikandung oleh kacang kedelai, apel, buah anggur, brokoli, cabai, kubis, stroberi, mentimun, wortel, dan lain-lain.