Bagaimana menyiasati faktor risiko tersebut agar saya tidak terkena osteoporosis?

by 0

Anda harus mempelajari kemudian menghindari faktor-faktor risiko yang dapat dikendalikan seperti pola hidup (olahraga, hindari merokok, hin- ilari minuman keras), pola makan, kondisi stres. Menjalani pola hidup sehat, lebih murah biayanya dibanding jika Anda sudah kena osteoporosis dan mengobatinya Secara umum, Anda dapat melakukan hal-hal Sebagai berikut:

  • Jika Anda merokok, harap hentikan! Memang untuk menghentikan merokok terutama bagi mereka yang sudah kecanduan. Tetapi banyak cara: terapi, hipnolis,  akupunktur, obat-obatan, 
  • Jika Anda kecanduan minuman keras, harap hubungl dokter untuk pengobatannya atau menjadi anggota kelompok terapi minuman keras.   
  • Jika Anda menggunakan hormon tiroid, periksakanlah  ke dokter (pemeriksaan dengan menggunakan tes  darah secara rutin) untuk memastikan dosisnya tidak berlebihan. Usulkan agar Anda dapat mengurangi dosisnya bahkan menghentikan penggunaannya jika  hasil tes darah memungkinkan.
  • Jika Anda menggunakan steroid, diskusikan dengan  dokter agar dosisnya sekecil mungkin (dosis minimal  untuk mengendalikan penyakit yang sedang Anda derita). Atau Anda dapat menggunakan steroid hirup (bagi penderita asma) yang tidak terlalu merusak  tulang.
  • Lakukan olahraga teratur, untuk menguatkan tulang. Cobalah jalan kaki, berenang, atau senam tiga kali seminggu. Jika waktu Anda sempit untuk berolahraga, lakukan naik turun tangga di rumah atau di kantor.
  • Istirahat cukup, terutama cukup tidur. Hindari begadang karena kurang tidur hanya akan menurunkan imunitas tubuh. Anda akan mudah sakit.
  • Ubah pola makan Anda menjadi pola makan sehat, untuk kesehatan tubuh terutama kesehatan tulang. Pilihan makanan harus mengandung unsur gizi yang menguatkan dan membangun tulang, yaitu kalsium dan vitamin D, protein, rendah lemak.
  • Kelola stres Anda, jangan sampai berkepanjangan. 
Jika Anda perempuan dan sudah memasuki usia menopause, sangat perlu memperhatikan pola makan ditambah dengan olahraga teratur dan terukur. Selain itu, sebaiknya Anda ketahui bahwa memasuki menopause berarti produksi hormon estrogen mulai berkurang dan akan semakin berkurang sejalan dengan (bertambahnya usia. Padahal estrogen berfungsi membantu mempertahankan kepadatan tulang. Karena itu, agar Anda tidak kena osteoporosis, lakukan terapi sulih hormon. Terapi ini efektif jika dimulai 4—6 tahun setelah menopause, gunanya untuk memperlambat kerapuhan liil.ing sehingga mengurangi patah tulang.

Leave a Reply