Bagaimana mengobati penyakit osteoporosis?

by 0

Dr. Sofyanuddin, SpBO. menulis dalam Pengobatan Osteoporosis, tujuan pengobatan bagi pasien i osteoporosis adalah untuk:

  • Menghilangkan atau mengurangi keluhan rasa nyeri/ sakit.
  • Memperbaiki kualitas hidup dengan berusaha memberikan jawaban atas masalah-masalah fungsional dan praktis.
  • Mencegah terjadinya patah tulang lebih lanjut dengan mencegah terjatuh atau cedera.
  • Mencegah dan mengembalikan terjadinya 'kehilangan' tulang.
Oleh karena itu, menurut Dr. Sofyanuddin, yang dicakup dalam pengobatan osteoporosis adalah:
  • Penerangan dan pendidikan pada si penderita.
  • Pengawasan atau kontrol yang memadai terhadap rasa nyeri/sakit.
  • Penilaian fungsional dan nasihat/anjuran praktis.
  • Nasihat atau anjuran fisioterapi dan cara-cara lalih an.
  • Pencegahan terhadap jatuh atau cedera.
  • Pencegahan serta usaha pengembalian 'kehilangan tulang.
Di sisi lain, Prof. Dr. Hans Tandra, SpPd-KEMD, PhD. dalam bukunya Osteoporosis menyatakan adanya di- lema dokter. Menurutnya, beberapa laporan survey me-nyatakan bahwa pengetahuan atau interpretasi mengenai pemeriksaan BMD masih belum sepenuhnya dikuasai para dokter, demikian pula dengan pemeriksaan darah dan urine. Selain itu, hasil pemeriksaan BMD dengan DXA dan laboratorium satu dengan lainnya sering kali berbeda. Hasil pemeriksaan urine dan kimia darah pun tidak sama. Ini akan mempersulit penanganan kasus tulang keropos.

Hans Tandra juga menulis bahwa kebanyakan dokter bahkan tidak menyadari betapa penting mengobati osteoporosis sedini mungkin. Suatu laporan dari Leed University di Inggris menyebutkan pada 20% wanita pasca menopause yang menjalani pemeriksaan BMD mengalami osteoporosis, 28% di antaranya mengalami patah tulang. Sedangkan pada wanita menopause yang kepadatan tulangnya masih normal, 63% menjadi fraktur di kemudian hari. Ini menunjukkan walaupun pemeriksaan BMD telah dilakukan, penanganan dan pencegahan tulang keropos belum dilakukan dengan rrius oleh para dokter.

Leave a Reply