Kesibukan kerja saya menyebabkan saya selalu stres. Apakah stres bisa menyebabkan rentan terhadap serangan osteoporosis?
by pakar emas 0
Kehidupan zaman sekarang memang stressfull. Terutama mereka dalam usia produktif. Pekerjaan
menuntut orang-orang muda bekerja keras sehingga kekurangan waktu untuk
istirahat, bersosialisasi, membuat rencana pola makan sehat,
berolahraga, dan lain-lain. Dengan demikian kondisi stres yang dialami
setiap hari ditempatnya bekerja terus berlangsung, bahkan terbawa sampai di rumah.
Stres meningkatkan hormon stres, yaitu kortisol yang dikeluarkan oleh
kelenjar adrenal. Kondisi ini memicu banyak masalah seperti menurunnya
imunitas yang menyebabkan mereka mudah kena infeksi, memudahkan terkena penyakit-penyakit degeneratif seperti diabetes, tekanan
darah tinggi, penyakit jantung, stroke, sampai osteoporosis. Mereka
juga rentan mengalami obesitas, gangguan intelektual (karena daya
ingat yang menurun).
Kadar hormon kortisol yang tinggi
meningkatkan pelepasan kalsium dari tulang ke dalam darah. Ini menyebabkan tulang menjadi rapuh dan keropos. Hormon kortisol itu sendiri
akan menekan pembentukan hormon DHEA (dehydroepiandrosterone) dan
progesteron. Selain itu juga menekan kinerja hormon tiroid. Hormon-hormon tersebut penting dalam proses metabolisme tulang.
Stres juga
meningkatkan produksi hormon adrenalin. Akibatnya menyebabkan
dikeluarkannya magnesium dari sel dan terbuang melalui urine. Kekurangan
magnesium menyebabkan tulang semakin keropos.