Bagaimana dengan bone turnover marker?

by 0

Bone turnover maker (BTM) digunakan untuk melihat dan memantau proses pembentukan dan proses penghancuran tulang, atau yang disebut bone turnover. Demikian tulis Prof. Dr. Hans Tandra, SpPD- KEMD, PhD. dalam bukunya Osteoporosis: Mengenal, Mengatasi, dan Mencegah Tulang Keropos. Ada sejumlah pemeriksaan yang dilakukan.

Pemeriksaan ini, bone turnover biochemical marker, memang jarang dianjurkan oleh dokter karena biayanya mahal dan hanya dapat dilakukan di beberapa laboratorium di kota-kota besar saja.
Untuk pemeriksaan pembentukan tulang digunakan serum/darah, sedangkan untuk pemeriksaan resorpsi tulang, digunakan serum/darah dan urine.

Berikut ini beberapa manfaat pemeriksaan BTM:

  • Untuk memantau keberhasilan pengobatan osteoporosis.
  • Untuk mengetahui kemungkinan penurunan risiko patah tulang.
  • Untuk mengetahui seberapa kadar pengeroposan tulang setelah menopause.
Sebenarnya metode BTM ada juga keterbatasannya, yaitu Pengaruh ritme sirkadian (circadian rhythm). Artinya kadar/nilai yang didapat bisa berubah-ubah sepanjang hari. Puncaknya pada pukul 04.00—08.00. Yang terendah pada malam hari. Karena itu dianjurkan pengambilan urine yang akan diperiksa pada subuh atau dengan cara mengumpulkannya selama 24 jam.

Leave a Reply