Olahraga apa yang harus saya lakukan agar tidak kena osteoporosis?
by pakar emas 0
Olahraga memang salah satu cara untuk menjaga tulang agar tetap sehat dan kuat sehingga tidak t diserang osteoporosis. Tapi tidak hanya itu, olahraga juga menjaga kesehatan tubuh secara umum se¬hingga tubuh terhindar dari serangan berbagai penyakit. Namun,program olahraga harus disesuaikan dengan usia dan kondisi kesehatan. Untuk menghambat osteoporosis dibutuhkan olahraga aerobik yang bertumpu pada kaki dan yang memperkuat daya tahan otot.
- Program aerobik yang bertumpu pada kaki untuk orang sehat. Jika Anda dalam keadaan sehat dan kondisi fisik baik, maka olahraga senam aerobik dapat dilakukan minimal tiga kali dalam seminggu, masih ditambah latihan fisik lain seperti baik turun tangga di kan atau di rumah, berjalan di treadmill, menari/dansa dua kali seminggu masing-masing 30 menit. Berii ini contoh olahraga yang dapat Anda lakukan:
- aerobik
- jalan kaki/lintas alam
- menari/dansa
- treadmill
- tenis /squash
- bersepeda
- berenang
- Program olahraga untuk penderita patah tulang ruas tulang belakang. Jika Anda mempunyai gangguan kesehatan termas pemah menderita patah tulang belakang, tidak direl mendasikan untuk melakukan olahraga berat. Ole raga paling baik bagi Anda adalah jalan kaki. Har hindari posisi:
- membungkuk dengan menekuk pinggang
- mengangkat
- memutar tubuh
- meraih jauh ke atas dan ke depan
- jangan menggendong bayi atau anak balita
- Berikut ini olahraga yang direkomendasikan bagi An yang pernah mengalami patah tulang belakang:
- dansa
- treadmill ringan
- aerobik tari yang ringan
- jalan cepat
- bersepeda
- berenang
- Program olahraga untuk menguatkan otot. Khusus untuk menguatkan otot, Anda harus melaku kan olahraga dengan beban. Olahraga dengan beban sangat membantu menambah kekuatan otot dan mengurangi risiko terjatuh dan patah tulang. Olahraga dengan beban lebih berat dari olahraga biasa. Mengawalinya dengan beban seringan mungkin untuk menghindari cedera (terjadi pada jaringan lunak seperli keseleo, otot tertarik, radang pada tendon). Meskipim cedera-cedera tersebut tidak membahayakan, namun menimbulkan ketidaknyamanan yang parah bahkan bisa lumpuh sementara sehingga tetap membutuh kan pertolongan dokter dan obat-obatan. Dan pasli nya terpaksa menghentikan program olahraga untuk sementara sampai cedera sembuh. Program olahraga sebaiknya difokuskan pada beberapa otot, yaitu otot punggung, otot bahu, otot lengan atas, dan otot panggul/pinggul/paha. Dan tetap bertumpu pada kaki. Dansa dan aerobik tari termasuk yang disarankan. Lainnya, push up, melengkungkan punggung, menggerakkan siku ke arah belakang punggung. Tetapi yang terbaik tentu saja olahraga dilakukan di bawah pengawasan ahlinya. Beberapa jenis olahraga untuk penguatan otot dan untuk mengurangi risiko terjatuh, antara lain taichi, pilates, yoga. Lihat juga Bab 7 Olahraga.