Jadi, bagaimana sebaiknya pengobatan osteoporosis dilakukan?

by 0

Menurut Prof. DR. Dr. Ichramsjah A. Rachman, SpOG(K) dalam buku Osteoporosis yang ditulis t oleh Ferdinand Zaviera dinyatakan bahwa osteoporosis pada wanita dapat diatasi dengan terapi sulih liormon, obat golongan bifosfonat, selective estrogen receptor modulator (SERMs), dan fitoestrogen. Dari pengalaman klinis, penggunaan terapi sulih hormon telah banyak memberikan hasil yang baik, yaitu berhasil menghilangkan keluhan akibat menopause sebanyak 90% dan meningkatkan densitas tulang sampai 5,5%. Namun ada laporan dari World Health Interactive (WH1) yang menyatakan pemakaian terapi sulih hormon bisa menimbulkan masalah lain, seperti kanker payudara, stroke, dan masalah jantung. Karena itu pemakaiannya diberi batas antara 5—7 tahun saja.

Di sisi lain, terapi sulih hormon termasuk mahal sehingga perlu dicari alternatif lain berupa pengobatan dengan fitoestrogen, yaitu estrogen yang berasal dari tanaman. Pemakaian gabungan antara fitoestrogen black cohosh dan red clover telah terbukti mampu meredam keluhan menopause 60—70% dan meningkatkan densitas tulang sampai lebih dari 3%. Harganya pun jauh lebih murah dibanding terapi sulih hormon.


Sementara itu Prof. Dr. Hans Tandra, SpPD-KEMI), PhD. mensinyalir bahwa pada umumnya orang hanya mengonsumsi kalsium dan vitamin D dan menganggapnya sudah cukup ditambah minum susu segelas setiap hari. Padahal selain perlu dipadatkan, tulang juga harus dikuatkan. Proses penuaan dan berkurangnya produksi hormon seiring dengan semakin tua usia, membuat tulang makin rapuh dan makin tipis. Dibutuhkan obat-obatan dan suplemen yang harus dikonsumsi secara terus-menerus untuk mempertahankan tulang yang sehat, yaitu untuk membangun tulang, memadatkan tulang, dan menghambat proses osteoporosis.


Pada umumnya para dokter ahli osteoporosis sepakat bahwa obat-obatan dan suplemen bagi penderita osteoporosis adalah: bifosfonat, hormon estrogen, hormon kalsitonin, raloksifen, tibolon, ditambah dengan suplemen kalsium dan vitamin D.

Leave a Reply