Sebagai orang awam, bagaimana saya bisa mengetahui bahwa diri saya rawan atau bahkan sudah terkena osteoporosis?
by pakar emas 0
Satu-satunya cara untuk mengetahui Anda terkena osteoporosis atau berisiko tinggi terkena osteoporosis adalah dengan memeriksakan kepadatan tulang Anda. Tetapi tidak dianjurkan di saat Anda masih berusia muda, kecuali ada pengecualian misalnya penggunaan steroid. Di usia muda, dengan pilihan gaya hidup sehat (tidak merokok dan minum minuman keras, melakukan olahraga teratur) dan menjalani pola makan sehat, dapat membantu Anda mencapai massa tulang puncak (maksimum) di usia 30-an.
Osteoporosis ditandai oleh dua hal. Pertama, densitas (kepadatan) tulang yang berkurang, dan kedua, kualitas tulang yang menurun. Densitas atau kepadatan tulang dihitung dengan cara berapa gram mineral per volume tulang, sedangkan kualitas tulang menyangkut arsitektur, Penghancuran dan pembentukan kembali tulang. Densitas tulang bisa diukur dengan alat, tetapi kualitas tulang lidak dapat dihitung dengan angka.
Tulang yang keropos bersifat rapuh. Sedikit saja mengalami trauma akan menimbulkan fraktur (patah)
Bentuk fraktur bisa berupa:
- patah menjadi dua bagian, misalnya terjadi pada lengan bawah
- retak pada tulang panggul
- kompresi pada tulang belakang
- tulang belakang
- panggul
- pergelangan tangan
Jadi, jika Anda sudah berusia di atas 50 tahun, dan mengalami patah tulang pada salah satu bagian tubuh tersebut, sepatutnya Anda mencurigainya Sebagai patah tulang yang disebabkan osteoporosis. Apalagi jika patahnya disebabkan trauma ringan atau spontan. Namun untuk memastikannya, Anda bisa memeriksakan kondisi kerangka tulang Anda di rumah sakit. Ada alat khusus untuk itu. Dengan demikian Anda bisa mengetahui kondisi tulang Anda, rawan osteoporosis atau malah sudah kena osteoporosis.
Kini banyak produsen obat-obatan atau susu yang menawarkan pemeriksaan tulang gratis, tetapi yang diperiksa hanya bagian tumit kaki. Padahal, kondisi tumit tidak mencerminkan kondisi osteoporosis Anda secara keseluruhan. Mungkin saja telah terjadi mengeroposan tulang di tumit, namun belum tentu di bagian-bagian kerangka lain.