Deskripsi Bunga Kenanga
by pakar emas 0
Tanaman kenanga berbatang besar dengan diameter 0,1—0,7 m, mempunyai usia puluhan tahun, serta memiliki batang yang getas (mudah patah) pada waktu mudanya. Tinggi tanaman ini sekitar 30 m. Selain tumbuh liar di hutan, tanaman tersebut juga bisa ditanam di pekarangan rumah dan tumbuh subur pada ketinggian 1.200 m di atas permukaan laut.
Tanaman yang merupakan famili annonaceae ini diduga berasal dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Kenanga lazim ditanam di Polinesia, Melanisia, dan Mikronesia.
Di Indonesia, bunga kenanga banyak menempati peran dalam upacara-upacara khusus, misalnya upacara perkawinan. Sedangkan pada keluarga Bunga-Bunga Sekitar Kaya obat untuk Kesehatan bangsawan, kenanga lazim digunakan untuk bahan ngadi salira (perawatan tubuh).
Caranya,bunga atau minyaknya dijadikan Sebagai bahan untuk luluran sehingga akan menghasilkan kulit dan wajah yang lembut.
Daun kenanga berbentuk lonjong dan merapunyai tandan bunga terjurai berwarna hijau kekuningan. Apabila sudah tua, ini berubah menjadi kuning dan baunya sangat harum. Bunganya tidak begitu menonjol dan tumbuh berkelompok yang terdiri atas 6—10 kuntum pada satu tangkai. Kelopak
bunga tersebut berbentuk pita yang agak terpilin sepanjang 5—10 cm.
Bunga kenanga akan muncul pada batang pohon atau ranting bagian atas pohon dengan susunan bunga yang spesifik. Sebuah bunga yang muncul akan mekar dengan mahkota berwarna kuning, serta dilengkapi 3 lembar daun. Susunan bunga tersebut majemuk dengan garpu-garpu.
Di Indonesia, bunga kenanga banyak me- nempati peran dalam upacara-upacara khusus, misalnya upacara perkawinan. Sedangkan pada keluarga bangsawan, kenanga lazim digunakan untuk bahan ngadi salira (perawatan tubuh).
Bunga kenanga mempunyai aroma harum dan khas. Di pedesaan, kenanga sering kali dipelihara untuk dipetik bunganya. Tumbuhan liar yang kini mulai jarang ini mudah tumbuh di daerah dataran rendah; mulai dari ketinggian 25-1.000 m di atas permukaan laut.
