Vitamin E hambat oksidasi dan cegah kanker payudara

by 0

Kolesterol LDL mempunyai kemampuan menembus dinding arteri dan mulai menyumbat pembuluh darah bila telah mengalami oksidasi. Salah satu hasil oksidasinya adalah radikal bebas. Dengan sendirinya jika tidak terjadi oksidasi, LDL tidak akan mampu membentuk plak dan sumbatan arteri. Karena itu,
oksidasi ini harus dicegah. Untuk itu diperlukan antioksidan. Di sini masuk peran vitamin E Sebagai ntioksidan yang penting.Tak berlebihan kalau dikatakan vitamin E dapat menghambatrisiko munculnya penyakit jantung koroner.

Lalu seberapa banyak yang dibutuhkan? Dengan menelan 800 IU (international units) vitamin E setiap hari selama 3 bulan akan memangkas oksidasi LDL sebesar 40%. Demikian hasil studi yang dilakukan di Medical Center, Universitas Texas Southwestern di Dallas. Ditambahkan pula, sekurang-kurangnya
400 IU vitamin E setiap hari secara nyata dapat menurunkan oksidasi LDL.

Ampuhnya vitamin E dalam meredam timbulnya penyakit jantung dibuktikan oleh sebuah studi pada 87.000 perawat di Harvard Medical Center. Studi itu menunjukkan, munculnya penyakit jantung 41% lebih rendah pada mereka yang mengonsumsi vitamin E 100—250 IU setiap hari selama dua tahun. Sementara pada
monyet, konsumsi 108 IU vitamin E setiap hari selama tiga tahun telah memperlambat sumbatan
arteri akibat diet berkadar lemak tinggi. Hanya 20% dari binatang percobaan yang mengonsumsi vitamin
E mengalami sumbatan arteri.

Vitamin E larut dalam lemak dan banyak terdapat dalam minyak nabati (terutama minyak kedelai, minyak jagung, dan minyak biji bunga matahari), kacang-kacangan, biji-bijian, dan padi-padian. Vitamin E juga terdapat pada beberapa jenis sayuran (misalkan tauge, brokoli, bayam) dan minyak zaitun.

Dari diet sehari-hari diperkirakan asupan vitamin E sekitar 25 IU. Untuk mendapatkan manfaat yang memadai terhadap serangan jantung, sekurang-kurangnya diperlukan 100 IU vitamin E setiap hari. Dosis harian vitamin E sebesar 400—800 IU dianggap masih aman. Namun harus diwaspadai karena sebenarnya dosis 400 IU dapat menimbulkan dampak antipenggumpalan darah, yang bisa berbahaya bagi orang- orang yang akan menjalani operasi. Apalagi bila dosis vitamin E melebihi 3.200 IU per hari. Keracunan dapat terjadi! Penderita akan  mengalami pusing-pusing, diare, dan tekanan darah tinggi.

Vitamin E juga dapat mencegah timbulnya kanker payudara. Hal ini dibuktikan oleh Dimitros Trichopoulus, profesor dari Harvard School of Public Health di AS yang menyelidiki hubungan antara banyaknya konsumsi minyak zaitun dengan pertumbuhan Linker payudara.

Dari penelitian yang melibatkan sedikitnya 2300 wanita diketahui bahwa wanita yang mengonsumsi minyak zaitun lebih dari kali dalam sehari memiliki peluang terkena kanker payudara25% lebih rendah dibanding wanita yang kurang mengonsumsi minyak zaitun. Dan, kenyataannya wanita Mesir dan Mediterania lebih sedikit terkena kanker payudara dibanding dengan wanita Amerika. Minyak zaitun banyak mengandung
vitamin E yang sangat dibutuhkan untuk menghentikan kerusakan sel-sel pemicu kanker. Selain itu juga, mengandung polifenol yang berperan Sebagai penghadang radikal bebas menurut para peneliti.

Leave a Reply