Sumber asam lemak esensial

by 0

Asam linoleat dan asam linolenat merupakan asam lemak esensial karena tubuh tidak dapat menyintesis kedua asam lemak esensial karena tubuh tidak dapat menyintesis kedua asam lemak tersebm, selain itu dapat menyintesis prostaglandin yang mempunyai sifat-sifat hormon serta terlibat dalam banyak fungsi tubuh, Sedangkan asam oleat bukan asam lemak esensial karena tubuh dapat menyintesis asam tersebut dengan cara menyisipkan ikatan rangkap ke dalam asam lemak jenuh yang bersesuaian.

Asam lemak esensial ditemukan di seluruh tanaman dm hewan tapi mereka Sebagian besar terdapat di dalam biji-bijian, buah, kacang-kacangan, dan ikan. Spesies ikan seperti almon tuna, ikan air tawar, makarel, ikan hering, sarden, kaya akan asam lemak omega-3, yang jumlahnya lebih banyak daripaada asam lemak omega-6 tapi sangat kurang ditemukan pada tanaman. Ikan sering kali mengandung hanya sedikit asam arakhidonat (20:4w6), tapi spesies yang berasal dari laut Australia mengandung 4,8sampai 14,3 % asam arakidonat.

Di samping omega-3 beberapa ikan juga Sebagai sumber omega-6 PUFA, linoleik dan asam arakhidonak asam lemak yang terdapat pada minyak ikan berbeda dari hewan yang hidup di
darat yang hanya memiliki 20 atom karbon. Ada yang terdiri atas 20 dan 22 karbon dan rantai karbon pada asam lemak omega-3 sangat panjang.

Secara umum asam lemak omega-3 adalah asam w-linolenik (18:3) ditemukan terutama dalam tanaman dan asam eikosa-pentaenik (20:5) dan asam dokosahexaenoik (22:6) khususnya ditemukan hewan air, EPA dan DHA disintesis oleh fitoplanton, kemudian dikonsumsi oleh ikan, mollusca dan crustaceae, dengan demikian dikonsentrasikan dalam rantai makanan air. LNA dalam tanaman disintesis dari asam hexadkatrienoik (16:3 w3) dalam membran kloroplast. Walaupun beberapa tanaman tingkatt tinggi dapat mengubah linoleik menjadi asam linolenik, hewan tidak dapat lakukan dan manusia memperoleh w 3FA dari makanan mereka.

Sumber diet utama omega-3 pada manusia adalah ikan. Alga laut dan fitoplanton menyintesis omega-3 PUFA di mana PUFA masuk ke dalam rantai makanan. Variasi kandungan minyak pada Ikan menyolok berbeda spesies dan kandungn omega-3 PUFA berbagai minyak di antara spesies yang berbeda. Ikan yang ditemukan pada air dingin lebih tinggi kandungan omega-3 PUFA dibanding pada air hangat dan kandungan omega-3 PUFA pada ikan laut lebih tinggi dibanding pada air air tawar.

Minyak sayuran mempunyai kandungan asam w-linolenik berbeda bergantung jenisnya di mana ikan mempunyai kan dungan sedikit asam w-linolenik dan lebih banyak EPA dan DHA. Selain pada ikan n-3 PUFA juga terdapat dalam telur, 60g telur mengandung minimum 300 mg omega-3 PUFA minimum 50% EPA.

Asam lemak omega-3 sangat penting karena bila tidak terdapat dalam diet menimbulkan gejala defisiensi perkembangan dan pertumbuhan karena tidak dapat disintesis dari asam lemak lain Asam lemak omega-6 dapat menyintesis asam arakhidonat suatu intermediat dalam sintesis eicosanoids, suatu kelompok substaml regulator dan asam lemak omega-6 juga memperlihatk.m kemampuan menyerap air lewat kulit dan integritas kelenj.u pituitari.

Leave a Reply