Jelaskan mengapa tidak semua lemak itu jahat?
by pakar emas 0
Perhatian masyarakat terhadap lemak pangan menjadi makin besar terutama setelah diketahui mengonsumsi lemak yang bcrlebihan akan memengaruhi kesehatan, tidak saja terhadap meningkatkan penyakit jantung koroner, tetapi akhir-akhir ini ,hmformasikan juga terhadap penyakit kanker, diabetes, tekanan darah tinggi, dan hiperkolesterol.
Meskipun mengonsumsi lemak yang berlebihan umumnya dianggap Sebagai salah satu penyebab terkenanya penyakit jantung koroner, kita tidak dapat meninggalkan lemak dalam makanan kita karena berguna bagi tubuh.
Lemak pangan mempunyai bermacam-macam fungsi yang penting dalam tubuh, di antaranya Sebagai sumber energi, penyediaan vitamin yang larut dalam lemak, diperlukan untuk sintcsis hormon-hormon tertentu, untuk menyusun sel-sel membran, selain Sebagai penentu tekstur dan cita rasa bahan makanan.
Lemak pangan yang berasal dari produk hewani ada yang dapat bersifat menurunkan kadar kolesterol plasma, yaitu golongan asam lemak tak jenuh yang terdiri atas asam lemak omega-3 dan omega-6, yang merupakan asam-asam lemak essensial (EFA) yang mempunyai ikatan rangkap pada atom karbon ketiga dan keenam dari ujung terminal pada rantai karbon. Asam linoleat adalah salah satu anggota omega-3 yang diperlukan tubuli untuk memproduksi asam dokosaheksaenoat (DHA) dan asam eikosapentaenoat (EPA).
Menurut Harris tahun 1997, asam lemak omega-3 banyak dijumpai pada minyak ikan yang sangat efektif menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, selain itu juga sangat efektif bagi penderita hipertensi dan hiperkolesterol, sedangkan omega-6 banyak terdapat minyak sayuran, yang pertama kali dikenal dapat memengaruhi kadar kolesterol dalam darah.