Jangan kebuuru takut stroke, ada jalan keluarnya
by pakar emas 0
Kabar baiknya, studi-studi menunjukan cara mudah untuk menurunkan risiko sampai 67% dan caranya terdiri atas:
- Mencegah penggumpalan darah : Minum 5 gelas atau lebih cairan: air puti, jus, teh dan lain-lain dan risiko stroke turun 53%, begitu menurut para peneliti Loma Linda University. Mendapatkan kecukupan cairan mengencerkan darah sehingga berkemungkinan lebih kecil menciptakan penggumpalan darah yang berbahaya. Agar lebih baik lagi bisa dnegan menambhakna satu gelas jus anggur ungu kedalam kuota harian anda dan menurut riset University of Wisconsin Medical School Research, risiko penggumpalan turun 60% berkat senyawa pengecer darah di dalam anggur merah.
- Lindungi arteri : Riset baru Tulane University mengungkapkan mendapatkan kecukupan vitamin B menurunkan risiko stroke sampai sebanyak 21%. Vitamin ini bekerja dengan membantu tubuh memecah asam amino homocysteine yang jika tidak terkendali, dapat merusak dinding arteri di otak, ditambah membuat darah lebih kental dan berkemungkinan lebih besar menggumpal.
- Lancarkan aliran darah : Caranya antara lain memakan cabai merah. Kandungan vitamin C-nya 4kali lebih tinggi dibanding jeruk. Sebuah studi besar Eropa mengungkapkan, kadar vitamin C tinggi dalam darah menurrunkaan risiko stroke sampai 42%. Vitamin C menyapu radikal-radikal bebas berbahaya sebelum menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah otak yang dapat menyebabkan penimbunan plak daan penggumpalan darah, jelas Allan Magaziner, D.O., dalam buku The All natural Cardio Cure. untuk meraih khasiat ini, dapatkan vitamin C dengan makan paling sedikit satu cangkir buah dan sayuran kaya zat gizi. Suplemen terbukti tidak efektif dalam studi-studi. Makanan yang kaya vitamin C antara lain brokoli, peterseli, selada air, kiwi, jambu biji, stroberi, buah-buah sitrus, dan nanas.