Masa Suriah dan Iskandariah
by pakar emas 0
Kedokteran bangsa Suriah dan Iskandariah masih berpangkal pada ilmu kedokteran Mesir Purba dan ilmu kedokteran Funisia. Kitab-kitab kedokteran bangsa Suriah ditulis dalam bahasa Suryani, yaitu bahasa serumpun Arab. Cabang-cabang kedokteran yang berkembang di Suriah adalah (1) pengobatan al-kayy yang dikenal dengan pengobatan al-kayy Syam; (2) pembedahan besar dan pembedahan kecil; (3) lasah (fisioterapi) otot, saraf, dan tulang; (4) pengobatan al-hijamah atau bekam dan fashid; (5) pengobatan dengan ramuan herbal.
Pada masa agama Nasrani berkembang di Suriah, ilmu kedokteran Suriah mengalami kemunduran. Rahib-rahib Nasrani ikut turun tangan mengobati pasien menggantikan tabib-tabib. Mereka membawakan pengobatan doa dan pengampunan, perabaan kasih Al-Masih, percikan air suci Maria, sentuhan kitab suci, dan Iain-lain, mirip kahin-kahin (dukun) Dewa Ba'al. hampir semua penyakit dihubungkan dengan kutukan. Mereka heianggapan bahwa dosa dari Nabi Adam dan Hawa harus
ditebus dengan perabaan kasih Al-Masih, percikan air suci Maria,sentuhan salib suci, dan sejenisnya.
Seorang gila dianggap kerasukan syaitan dan atau terkena rayuan iblis. Syaitan itu bermukim di kepala orang gila itu. Oleh karenanya, perlu dikeluarkan dengan jalan memahat kepala si penderita agar syaitan keluardari lubang pahatan. Pengobatan semacam ini sempat terdapat juga di Iskandariah, Romawi, sampai ke Andalusia pada kurun waktu 1500 Masehi.