Masa Hindustan
by pakar emas 0
Hindustan dikenal dengan kasta atau strata sosialnya. Kasta- kasta tinggi menjadi penguasa dan kasta rendah menjadi pekerja. Hegitu pula dalam kedokteran, ilmu kedokteran Hindustan banyak dimonopoli oleh kasta Brahmana dan beberapa orang dari kasta Ksatria.
Saat itu, lembaga pengkajian kedokteran sudah sangat maju, di antaranya terdapat di Mathura, Pataliputra, dan Indraprahasta. Di Hindustan berkembang berbagai macam metode kedokteran. Pertama, berlandaskan agama yang berpangkal pada Atharwaweda (Weda) atau Ayurweda. Kedua, adanya metode tidak berasaskan agama, melainkan berasaskan ilmu kedokteran murni. Ketiga, metode campuran,yaitu metode kedokteran yang dikombinasi dengan ilmu sihir.
Pengobatan yang bersumber dari kitab Weda serta kitab- kitab Upanisaddan Ramapitaraantara lain penyembuhan dengan torapi pernapasan yang biasa disebut Yoga, penyembuhan
dengan terapi upawasa (puasa) dan tapa, penyembuhan dengan
terapi dahtoyana (tenaga dalam) hingga pengobatan dengan perabaanjarakjauh.
Selain itu, ada juga pengobatan dengan terapi air, pengobatan dengan tusukan dan bedah. Dalam kitab Hindu Susruta Samhita, diceritakan bahwa Susruta dapat membentuk telinga buatan bagi seseorang yang telinganya terpotong. Susruta ini sebenarnya adalah seorang tabib bedah saat itu, namun tabib-tabib Hindustan setelahnya selalu memejamkan mata, memanggil nama Susruta agar membantu dalam pembedahan secara gaib. Dalam hal ramuan obat, peramu obat Hindustan sama dengan peramu dari Persia.
Walaupun tabib-tabib Hindustan sudah maju dalam hal pengobatan, tetapi mereka masih mencampurkan antara ilmu kedokteran dan praktik perdukunan. Kemajuan gemilang yang didapatdari pengobatan Hindustan adalah tabib-tabib mereka telah dapat melakukan pembedahan minor pada daging tumbuh dan semacamnya.