Apa pengobatan bagi diabetes?
by pakar emas 0
Ayurveda menganjurkan obat-obatan tunggal, rimuan sederhana, ramuan campuran, dan modifikasi makanan untuk pengobatan diabetes:
Obat-obatan tunggal termasuk yang berikut:
- 5-30 ml jus daun Bilva (Aegle marmelos corf) tiga kali sehari.
- 15-30 ml jus batang Guduchi (tumbuhan moon-seed yang daunnya berbentuk hati-Tinospora cordifolia) tiga kail sehari.
- 3-6 gr bubuk Madhunasani (periploka hutan) yang dicampur air, tiga kali sehari.
- 15-30 ml ekstrak jus buah Karvalleka (pare) yang diperoleh dengan cara direbus, tiga kali sehari.
- 5-10 gr Swertia chirajita (bubuk chirata) tiga kali sehari.
- 5-10 gr bubuk yang disiapkan dari biji Jamun (plum hitam), Karvalleka (pare), Amba beeja (biji mangga), dan daun Gudmar (periploka hutan), masing-masing dalam porsi yang sama besar, tiga kali sehari.
- 5 gr bubuk kulit pohon atau kayu Asana (Terminalia tomentosa) dua atau tiga kali sehari.
- 5 gr bubuk biji Methika (fenugrik-Trigoella foenum graeceum) tiga kali sehari.
untuk penanganan diabetes meliputi:
- 14-28 ml masing-masing untuk jus Amalakj (gosberi India) dan jus rimpang asam jawa tiga kali sehari.
- 14-28 ml ekstrak yang dibuat dengan merebus porsi yang sama besar dari Triphala, akarbarberi, asam jawa, dan Motha (mustaka) yang diminum bersama 3-6 gr rimpang kunyit, dua kali sehari.
- 14-28 ml ekstrak yang dibuat dengan merebus porsi yang sama besar dari kulit pohon lodhra dan Katphala (boxmyrtle), kulit buah Haritaki Chebulic myrobalan) dan akar Mustaka (motha) yang diminum bersama 3-6 gr bubuk rimpang Kunyit, dua kali sehari.
- 14-28 ml ekstrak yang dibuat dengan merebus dalam porsi yang sama besar dari daun Vatolasejenis ketimun kecil-labu ular) dan Neem, kulit buah Amlaki (Embelic myrobalan), serta batang Guduchi, tiga kali sehari.
- 14-28 ml ekstrak yang dibuat dengan merebus dalam porsi yang sama besar dari akar Manjistha (madder), Salmala (pohon kapas India), Kusa, Kasa (rumput suci), dan Danti Itroton liar), serta seluruh tumbuhan Durva rumput dub), tiga kali sehari.
- 14-28 ml ekstrak yang dibuat dengan merebus dalam porsi yang sama besar dari kayuDevadaru (deodar), akar Daruharidra (barberi), dan Mustaka [motha) serta kulit buah Amlaki (Embelic myrobalan), tiga kali sehari.
- 1 gr bubuk yang disiapkan dari satu bagian batang Sariva (sarsaparila India), satu bagian Tejapatra (daun tamala), satu bagian akar Yastimadhu (glycyrrhiza) yang dicampur dengan 50-100 ml air, dua kali sehari.
untuk diabetes meliputi:
- 1-3 gr Narasimha churna untuk diminum bersama 100-250 ml susu, dua kali sehari.
- 1 gr Suddha (murni) silajatu yang diminum bersama madu secukupnya untuk dijadikan ramuan kental, dua kali sehari.
- Satu atau dua tablet Chandraprabha vati atau Shivagutika untuk diminum bersama 7-14 ml jus daun Bimbi (labu yang buahnya merah), tiga kali sehari.
- 1-2 Mamajjaka-Ghana vati untuk diminum bersama 100-250 ml susu, tiga kali sehari.120-350 mg 1Vangesvara rasa untuk diminum tiga kali sehari bersama madu secukupnya untuk dijadikan ramuan kental.
- Satu vati (pil) Vasanta Kusumakara rasa atau Makaradhaja untuk diminum tiga kali sehari bersama madu secukupnya agar menjadi suatu ramuan kental.
- 120-250 mg Svarna vanga untuk diminum bersama 100-250 ml susu, dua kali sehari.
- 120-250 mg Vangabhsma untuk diminum bersama 100-250 ml susu, dua kali sehari.
- Satu sampai dua pil Goksuradi (Prameha adhikara) untuk diminum bersama 100-250 ml susu, dua kali sehari.
Pada diabetes, makanan yang perlu Anda hindari meliputi rasa asam, manis, dan asin yang berlebihan, serealia yang baru saja dipanen, beras, minuman manis, jaggery, dadih, ghee yang berlebihan, dan minyak.
Sebagai tambahan terhadap pilihan pengobatan dan modifikasi diet di atas, Anda juga perlu menghindari gaya hidup yang kurang akdf, tidur siang, menahan dorongan untuk kencing, dan makan secara berlebihan. Pengendalian diabetes dan komplikasinya membutuhkan obat-obatan, diet, dan olahraga.