Bagaimana diabetes memengaruhi fungsi seksual pada pria?
by pakar emas 0
Tiga puluh lima persen pria yang mengidap diabetes mengalami masalah seksual. Masalah -utama adalah ketidakmampuan untuk mencapai iuu mempertahankan ereksi yang cukup bagi hubungan seksual. Masalah dalam bentuk yang lebih ringan bisa memengaruhi sampai 75% pria pengidap diabetes.
Pengendalian diabetes yang buruk secara umum bisa menyebabkan rasa tidak enak badan, yang sering disertai hilangnya minat terhadap aktivitas seksual. Infeksi jamur pada ujung penis lazim terjadi pada pria yang tidak memiliki kontrol yang baik atas diabetes mereka. Infeksi ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman dan rasa sakit, dan karenanya mengurangi minat pada aktivitas seksual. Kegelisahan dengan atau tanpa depresi sering dikaitkan dengan diabetes. Banyak orang terlalu khawatir tentang akibatnya, masalah perawatan, dan komplikasinya. Kekhawatiran yang berlebihan tentang impotensi Sebagai suatu komplikasi diabetes sering mengakibatkan berkurangnya hasrat seksual.
Pengidap diabetes lebih sering terkena penyakit pada pembuluh darah seperti penumpukan lemak pada dinding arteri. Ketika massa lemak yang abnormal terkumpul pada pembuluh darah di penis, bisa terjadi ereksi yang kurang memadai. Pembuluh darah yang lebih kecil pada penis juga kemungkinan besar menyempit atau tersumbat sehingga memengaruhi pasokan darah normal yang dibutuhkan untuk ereksi penis.
Ereksi yang lemah juga bisa terjadi karena kerusakan saraf penis. Beberapa obat yang digunakan untuk pengobatan diabetes dan masalah terkait lainnya, seperti tekanan darah tinggi, juga dapat memengaruhi secara negatif fungsi seksual pada pria.