Deskripsi Bunga Wijayakusuma

by 0

Bunga wijayakusuma (Epiphyllum anguliger) termasuk jenis kaktus, divisi anthophita, bangsa opuntiales, dan Idas dicotiledoneae. Bunga ini berasal dari hutan tropis di Amerika Selatan.
Saat ini, bunga wijayakusuma sudah menyebar luas sampai Asia Tenggara, yang dapat menyaksikan proses mekarnya bunga wijayakusuma pada icngah malam akan memperoleh rezeki yang banyak dan lancar.
Bunga yang dipercaya berasal dari Meksiko Selatan ini mempunyai sekitar 1.500 jenis (famili) kaktus. Kaktus hanya dapat hidup subur di daerah sedang sampai tropis. Sifat demikian juga terdapat pada bunga wijayakusuma. Bunga itu hanya merekah beberapa saat, bahkan tidak semua tanaman wijayakusuma ini dapat berbunga dengan mudah. Sebab, itu tergantung pada iklim, kesuburan tanah, dan cara pemeliharaan.
Pada umumnya, tanaman jenis kaktus sukar ditentukan morfologinya, tetapi wijayakusuma dapat dilihat bagian daun dan batangnya secara jelas setelah tanaman ini berumur tua. Batang pohon wijayakusuma
mengeras dan mengecil. Helaian daunnya pipih dan berwarna hijau dengan permukaan daun halus tidak berduri, yang berbeda dengan kaktus-kaktus biasanya. Pada setiap tepian daun wijayakusuma terdapat lekukan-lekukan yang ditumbuhi tunas daun atau bunga. Wijayakusuma bisa tumbuh baik di tempat yang tidak terlalu panas.

Bunganya keluar dari lekuk daun, bertangkai lemas dengan panjang 13-15 cm, diameter bunga sekitar 10 cm, warnanya putih, mekar pada malam liari selama beberapa jam saja, kemudian menjadi layu.
mengeras dan mengecil. Helaian daunnya pipih dan berwarna hijau dengan permukaan daun halus tidak berduri, yang berbeda dengan kaktus-kaktus biasanya. Pada setiap tepian daun wijayakusuma terdapat lekukan-lekukan yang ditumbuhi tunas daun atau bunga. Wijayakusuma bisa tumbuh baik di tempat yang tidak terlalu panas.
Tanaman ini mempunyai buah yang bulat, bergetan, dan berwarna merah. Tanaman tersebut juga berbiji banyak dan berwarna hitam.

Leave a Reply