Apa saja jenis insulin?

by 0

Ada beberapa jenis insulin. Semua jenis ini berbeda dalam tiga karakteristik utamanya: (a) waktu yang dibutuhkan untuk mulai berpengaruh pada sel-sel tubuh setelah penyuntikan, (b) waktu yang dibutuhkan untuk mencapai puncak aktivitas, dan (c) lamanya insulin beraksi. Berdasarkan kriteria di atas, suntikan insulin bisa dikelompokkan menjadi short-acting, intermediateacting,, dan long-acting.
Puncak aksi dari insulin short-acting dicapai dalam waktu 1-3 jam dan insulin ini akan bekerja selama 4-8 jam. Insulin intermediate- acting mencapai puncak aksi dalam waktu 4-6 jam dan kerjanya berlangsung selama sekitar 8-12 jam. Insulin long-acting manusia mencapai puncak dalam waktu 4-8 jam dan kerjanya berlangsung selama 8-14 jam.

Insulin short-acting juga dikenal Sebagai nsulin soluble (mudah larut) atau reguler. Tampilannya transparan. Insulin intermediate-acting mengandung NPH (Neutral Protamine Hagedorn) dan Lente rsulin. NPH adalah insulin yang telah dimodifikasi dan mengandung sejumlah kecil protamina,
salah satu kelompok protein sederhana. Kerjanya dimulai lebih cepat dan efeknya berlangsung dalam durasi menengah. Lente insulin, mg dibuat dari ultralente dan semilente insulin, memiliki karakteristik yang sama dengan insulin NPH.

Insulin long-acting mencakup protamine Zinc insulin dan ultralente. Keduanya memiliki jangka waktu aksi yang diperpanjang Insulin-insulin ini tidak lazim digunakan untuk pengobatan diabetes.
Belakangan ini, pre-mixed insulin sudah tersedia dan lebih disukai. Insulin ini mengandung insulin short-acting dan intermediate-acting. Insulin pre-mixed mencegah risiko yang mungkin terjadi akibat mencampur secara manual dosis yang kurang tepat dari beberapa jenis insulin. Namun insulin tersebut hanya dianjurkan jika kadar gula darah terkontrol dengan baik.

Sebelumnya, insulin diambil dari pankreas beberapa hewan. Akan tetapi, dewasa ini insulin biosintetis juga tersedia dan mirip dengan insulin manusia. Kendati mahal harganya, insulin manusia tetap lebih disukai karena sangat mengurangi risiko komplikasi seperti resistensi insulin.

Insulin manusia disiapkan dengan menyalin dan meletakkan gen (unit dasar materi genetis) manusia, yang mengkode protein insulin, ke dalam suatu bakteri. Beberapa teknik diterapkan atas gen ini agar bakteri mau menggunakannya sehingga insulin diproduksi oleh bakteri itu setiap hari. Insulin dari bakteri tersebut lalu diubah menjadi insulin manusia melalui beberapa teknik yang canggih. Insulin manusia uga dapat disiapkan dengan menggunakan sel- sel khamir ketimbang bakteri.

Leave a Reply