Apa peran insulin di dalam tubuh?

by 0

Semua sel di dalam tubuh Anda membutuhkan energi untuk berfungsi secara normal. Energi ini diperoleh dari makanan yang Anda makan yang terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak. Setelah dicerna, karbohidrat yang terutama diperoleh dari serealia dan zat tepung, seperti gandum, nasi, buah-buahan, dan sebagainya diubah menjadi glukosa, atau gula sederhana. Glukosa ini adalah sumber utama energi bagi seluruh sel di dalam tubuh. Kelebihan glukosa disimpan di dalam hati dan otot-otot Sebagai suatu senyawa lemak yang disebut glikogen.

Glukosa memasuki sel-sel melalui reseptor (penerima) yang adalah protein pada permukaan sel. Semua hormon di dalam tubuh bisa bertin- dak pada sel target hanya setelah hormon
melekatkan diri pada reseptor. Oleh karena itu, glukosa hanya bisa memasuki sel jika insulin, yang adalah suatu hormon, melekatkan dirinya pada reseptor pada dinding sel. Ketika insulin kurang, tidak ada, atau abnormal, sulit bagi glukosa untuk memasuki sel dan menyediakan energi.


Selain membantu glukosa memasuki sel, insulin juga terlibat dalam penyimpanan glikogen di dalam hati dan otot-otot. Maka, hormon ini juga terlibat dalam penyimpanan energi cadangan. Di antara jam makan, ketika sel membutuhkan energi, glikogen akan diubah kembali menjadi glukosa dan digunakan oleh sel-sel tubuh.


Biasanya, pankreas melepaskan insulin dalam jumlah yang proporsional dengan jumlah makanan yang Anda konsumsi. Sel-sel beta memonitor kadar gula darah secara teratur dan melepaskan jumlah insulin yang dibutuhkan untuk memproses glukosa di dalam darah. Pada diabetes, pankreas tidak memproduksi insulin, terlalu sedikit produksinya, atau memproduksi insulin yang cacat sehingga tidak dapat digunakan oleh tubuh. Karena itu, gula darah tidak dapat digunakan secara efektif oleh sel- sel dan kelebihan glukosa tidak dapat disimpan di dalam hati.


Leave a Reply