Tekanan Sistolik dan Diastolik

by 0

Setiap kali tekanan darah diperiksa, dua angka dicatat, yaitu tekanan atas atau sistolik, dan tekanan bawah atau diastolik. 

Jantung dalam kontraksi ritmisnya mengirimkan suatu aliran darah (gelombang denyut) ke arteri perifer, di mana ia dapat dirasakan Sebagai “denyut”. Tergantung pada apakah jantung berkontraksi atau dilasi, tekanan pada arteri akan tinggi atau rendah. Maka, gelombang denyut, seperti semua gelombang, akan pasang lalu surut. Nilai tertinggi, disebabkan oleh kontraksi (sistol) bilik jantung (ventrikel) disebut tekanan sistolik, dan nilai yang lebih rendah yang berkaitan dengan dilasinya (diastol) dikenal Sebagai tekanan diastolik. Karena setiar level dari kedua tekanan ini, seperti halnya hubungannya satu sama lain, memberikan jejak- jejak yang berharga bagi dokter, kedua tekanan ini selalu diperiksa. Tekanan darah bagaikan tekanan barometer, dinyatakan dalam milimeter air raksa (mm Hg). Suatu pengukuran 130/83 mm Hg berarti tekanan sistolik 130 dan tekanan diastolik 85.

Leave a Reply