Kerja Jantung

by 0

Jika pertukaran gas ini harus berlangsung dengan mulus, kedua atrium dan kedua ventrikel
harus bekerja  dalam keselarasan tinggi. Keselarasan ini dicapai dengan tindakan yang terkoordinasi dari atrium dan ventrikel, yaitu kedua melepaskan darah mereka secara bersamaan ke ventrikel yang berhubungan, dan hal ini pada gilirannya memompakan darah ke kedua arteri yaitu pulmonari dan sistemik. 

Sistem yang mengendalikan tindakan yang terkoordinasi ini beroperasi seperti generator dan distributor listrik. Generator yang berlokasi di aerah atrium, mengirimkan impuls-impul listrik yang menyebabkan atrium berkontraksi dan melepaskan darah ke ventrikel. lalu hanya  dengan penundaan yang minimal, distributor mengirimkan impuls-impuls ini ke ventrikel yang dipenuhi darah, yang membuat mereka melepaskan darah ke sirkulasi. “Sistem konduksi” elektris ini adalah bagian yang paling peka dari pompa jantung. Inilah sebabnya denyut jantung yang tidak teratur—arrbytmia— sering kali merupakan indikasi pertama dari kemungkinan gangguan sirkulasi atau malfungsi dari otot jantung.

Untuk memahami betapa besarnya pekerjaan jantung, marilah kita membayangkan cara kerjanya. Volume darah yang dilepaskan oleh ventrikel dengan setiap dorongan pompa— denyut jantung—adalah suatu jumlah yang terukur. Frekuensi denyut jantung, jumlah denyut jantung per menit, biasanya berkisar antara 60 dan 80. Dalam kondisi stres atau kelelahan fisik, angka ini bisa berlipat dua. Salah satu ukuran pekerjaan yang dilakukan oleh jantung adalah volume per menit, yaitu jumlah darah yang dipompakan setiap menit. Ketika beristirahat, volume ini berkisar antara 2,8 liter dan 4,7 liter, jumlah yang cukup besar untuk mengisi suatu kolam seluas 24,4x50,3 meter : waktu satu tahun, dan dapat naik sampai 3-5 kali jumlah ini dengan pekerjaan fisik atau tergantung pada kondisi individual, 

Jantung adalah sebuah pompa dengan kekuatan 0.1 tenaga kuda. Jantung tidak hanya melakukan  pekerjaan berat, tetapi tidak seperti lainnya, jantung harus melakukannya sepanjang hayat. Ini membuatnya sangat pada pasokan oksigen yang cukup terus-menerus dan bahan bakar yang diperlukan. Pekerjaan memastikan aliran ini jatuh pada arteri koroner di sekeliling jantung. Arteri-arteri ini bercabang dari aorta, yang terletak langsung di belakang pintu keluar jantung kiri , ke otot jantung kiri maupun kanan. seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sistem pembuluh koroner adalah suatu zona
bahaya bagi orang dengan faktor risiko— mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.

Leave a Reply