Struktur dan Fungsi Sistem Kardiovaskular
by pakar emas 0
Struktur tubuh kita yang rumit membutuhkan suatu jejaring pemasok yang ekstensif untuk
memastikan pengiriman yang segera dan cukup atas pasokan vital dan pembuangan produk sisa.
Agen yang melaksanakan pelayanan vital ini adalah sistem sirkulasi. Sistem ini terdiri dari jejaring “pipa” yang bercabang-cabang yang padanya sel-sel jaringan dilekatkan. Cairan yang mengalir melalui “pipa-pipa” ini, darah kita, terdiri dari suatu zat yang kaya protein yang disebut plasma darah (60%) dan sel-sel darah merah yang disebut eritrosit (40%).
Plasma darah dalam bentuk cair membawa semua nutrisi, zat pembangun dan bahan-bahan lain yang dibutuhkan oleh sel, yaitu gula, lemak, mineral, vitamin, dan hormon. Sel-sel darah merah dapat dibandingkan dengan suatu tabung sangat kecil yang mengandung pewarna merah (hemoglobin) yang bekerja Sebagai saluran oksigen dan karbon dioksida. Sel-sel darah merah membawa oksigen yang dihirup oleh paru-paru ke sel-sel organ dan otot. Tanpa oksigen, sel-sel itu tidak akan bisa hidup dan melakukan pekerjaan mereka. Sistem metabolisme membutuhkannya untuk mengubah produk-produk makanan (gula, karbohidrat, lemak) menjadi energi. Pada saat yang sama sel-sel harus membuang karbondioksida, sisa metabolisme, agar mereka tidak tenggelam di dalamnya.
Darah terus digerakkan oleh sebuah pompa, . Dalam bentuk sistem “pipa-pipa” yang dari jantung, arteri menyalurkan darah inngan-jaringan; dari sana pipa-pipa itu bercabang ke jejaring pembuluh-pembuluh yang disebut pembuluh kapiler. Darah dari pembuluh kapiler membasahi sel-sel, dan mengambil dari sana pasokan yang dibutuhkan, gantinya, sel-sel itu meletakkan sisa-sisa metabolisme yang telah disimpan ke dalam darah yang kemudian membawanya pergi. “pipa-pipa” yang membawa bahan-bahan disebut vena/pembuluh balik. Dalam perjalanannya, darah melewati organ yang racun (detoksifikasi) dari sisa-sisa itu dan mengurus pengeluarannya (ginjal).
Agar sistem transportasi yang genius ini berfungsi, setiap komponen harus melaksanakan berbagai operasi yang rumit. Ini menjelaskan perbedaan struktur di antara komponen-komponen itu.