Fungsi Sirkulasi Darah pada Organisme
by pakar emas 0
Untuk menolong Anda memahami fungsi dan cara kerja sistem kardiovaskular, yakni sistem yang secara langsung dipengaruhi oleh tekanan darah kita, marilah kita membandingkannya dengan suatu pabrik industri terotomatisasi yang rumit dengan berbagai departemen yang sangat terspesialisasi dan bekerja sama dalam keselarasan. Beberapa komponen pabrik ini, seperti sistem motor dengan otot dan tulang-tulangnya, melakukan fungsi-fungsi yang jelas dan spesifik. Yang lainnya, seperti paru-paru, usus, dan ginjal, memasok energi yang dibutuhkan dan membuang produk sisa.
Agar dapat bekerja dengan lancar, sebuah pabrik yang terdiri dari begitu banyak departemen yang terspesialisasi membutuhkan pusat informasi dan kontrol. Pekerjaan ini dilakukan oleh organ yang mirip dengan komputer pusat, yaitu otak, yang dikaitkan dengan organ lainnya melalui tiga jejaring saraf yang secara bersama- sama membentuk sistem saraf pusat: sistem saraf sensoris, yang mengatur organ-organ sensoris; sistem saraf otonom, yang mengatur organ-organ internal; dan sistem saraf perifer, yang terkait dengan otot dan kulit. Jejaring ini menyalurkan ke otak suatu arus informasi yang oleh otak kemudian dievaluasi, dan berdasarkan evaluasi itu otak mengirimkan instruksi operasi yang rinci. Aktivitas ini hanya sebagian saja yang diatur secara sadar.
Tuntutan konstan untuk keputusan yang disengaja akan meletakkan ketegangan yang terlalu tinggi sistem saraf otonom yang mengordinasikan fungsi-fungsi vital seperti bernapas, pencernaan, dan metabolisme dengan kebutuhan yang terus berubah dari seluruh bagian Oleh karena itu, tindakan dari sistem saraf otonom Sebagian besar adalah tidak disadari, disebut demikian. Karena salah satu adalah pengaturan tekanan darah, kita membahasnya lebih rinci nanti.