Efek Negatif dari Faktor Risiko
by pakar emas 0
Hubungan antara faktor-faktor risiko dan sistem kardiovaskular telah dipelajari dengan menyeluruh. Kita tahu bahwa hal-hal itu meningkatkan bangan arteriosklerosis, yakni kondisi yang mendasari kebanyakan penyakit kardiovaskular. Arteriosklerosis atau pengerasan arteri, sebutan yang biasa digunakan, adalah akibat tegangan dan kerusakan yang ditanggung oleh dinding-dinding arteri seiring berjalannya waktu sepanjang hidup. Faktor penting di sini adalah kapan hal-hal itu pertama kali terjadi dan sejauh mana kerusakannya. Inilah yang menentukan umur “biologis” kita yang berbeda dengan umur kronologis kita, dan padanya tergantung apa saja yang dapat kita kerjakan, seberapa tua penampilan kita, dan seberapa sehat perasaan kita.
Faktor-faktor risiko bisa mempercepat dan memperparah perkembangan arteriosklerosis. Kelenturan dan struktur otot dinding arteri menurun dan digantikan oleh jaringan parut, yaitu lipid dan timbunan garam kalsium (dari aliran darah) yang memasuki dinding arteri. Gumpalan darah mulai terbentuk di sepanjang dinding dalam. Arteri yang dulunya lentur berubah menjadi pembuluh sempit yang tidak fleksibel dengan dinding menebal yang mengganggu aliran oksigen dan nutrisi ke organ tujuan. Sebagai akibatnya, sel-sel jaringan yang lannz gizi pada otot jantung mulai rusak dan mati. Hasil dari proses ini adalah fungsi miokardium yang cacat, dan akhirnya kegagalan fungsinya. Tiga organ yang paling terancam oleh komplikasi ini adalah jantung, otak, dan ginjal.