Tekanan Darah Tinggi Sebagai Suatu Faktor Risiko

by 0

Alasan mengapa para dokter dan para profesional yang peduli lainnya menekankan deteksi dini dan perawatan tekanan darah tinggi adalah perannya dalam meningkatkan penyakit arteriosklerosis.

Penyakit ini menempati ranking pertama Sebagai penyebab stroke dan serangan jantung, serta merupakan faktor utama dalam gagal jantung kongestif. Hal ini dibuktikan oleh penelitian Framingham. Dalam sebuah penelitian terus-menerus yang dimulai pada tahun 1949, kota Framingham, Massachusetts, suatu wilayah pinggiran Boston, diubah menjadi suatu laboratorium populasi untuk menyelidiki efek berbagai faktor pada sistem kardiovaskular pada lebih dari 5.000 orang. Ditentukan bahwa pada kelompok umur yang sama, risiko gagal jantung kongestif enam kali lebih besar bagi pengidap hipertensi daripada orang yang tekanan darahnya normal. Ini menjelaskan mengapa di masa lampau, sebelum kita bisa mengobati tekanan darah tinggi secara efektif, hampir 50% dari semua orang yang menderita tekanan darah unggi meninggal karena gagal jantung kongestif. Kini serangan jantung adalah penyebab kematian pada 30% orang yang menderita tekanan darah tinggi, dan sekitar jumlah yang sama menderita stroke yang fatal.

Dengan meningkatnya tekanan darah, meningkat pula ancaman kesehatan. Dan jika faktor-faktor risiko lainnya juga ada, bahaya Terhadap jantung dan sirkulasi darah meningkat secara proporsional. Maka, pengidap diabetes dengan tekanan darah yang tinggi 10 kali lebih mungkin menderita serangan jantung daripada pengidap diabetes yang tekanan darahnya normal. Dalam suatu penelitian yang dilakukan pada  sekelompok petugas pelabuhan di San Francisco, ditemukan bahwa tekanan darah dan merokok adalah kombinasi yang sangat berbahaya. Terjadinya serangan jantung 10 kali lebih besar di antara perokok yang bertekanan darah tinggi daripada perokok yang tekanan darahnya normal. Dan kita tahu bahwa bahkan dengan tekanan darah yang normal, terjadinya serangan jantung dua kali lebih tinggi pada para perokok daripada non-perokok.

Tekanan darah tinggi tidak diragukan lagi adalah salah satu penyakit yang paling umum dan paling berbahaya dalam kehidupan modern. Dan walaupun kita kekurangan statistik yang tepat tentang jumlah terjadinya dan jumlah kasus yang tidak terdeteksi, kita bisa berasumsi bahwa hampir 15% dari semua orang dewasa di negara maju, dan sekitar 20—25% dari semua orang yang berumur di atas 40 tahun, memiliki tekanan darah tinggi. Dengan kata lain, satu dari lima orang dewasa, yang menemui dokter untuk alasan apa pun, ditentukan menderita tekanan darah tinggi. Di atas dan melampaui angka yang mengkhawatirkan ini terletak jumlah yang sama dari kasus-kasus tidak terdeteksi yang juga mengkhawatirkan. Di sini kita hanya bisa menerka, tetapi berdasarkan yang kita ketahui,  bisa berasumsi bahwa 30% dari semua kasus tekanan darah tinggi tidak terdeteksi.

Jika angka ini menjadi suatu kejutan bagi Anda, Anda perlu bertanya kepada diri sendiri apakah diri Anda mungkin termasuk pada kasus yang tidak terdeteksi ini. Tekanan darah tinggi suatu penyakit yang tidak bergejala, bisa terus bercokol dalam tubuh Anda selama bertahun- rahun tanpa mengirimkan tanda-tanda bahaya apapun. Biasanya keberadaannya dideteksi secara tidak sengaja, misalnya pada suatu kunjungab ke dokter karena alasan lain. Anehnya, beberapa dokter tidak merasa perlu mengukur tekanan darah Sebagai bagian pemeriksaan. Dengan mengingat banyaknya kasus yang tidak ‘terdeteksi, pastikan Anda meminta tekanan darah Anda diukur setiap kali Anda menemui dokter.

Leave a Reply