GANGGUAN KESUBURAN PADA PRIA
by pakar emas 0
Sebagian besar pasangan suami istri mengingin- kan kehadiran sang buah hati (anak) Tetapi ternyata dari hasil penelitian menyebutkan bahwa di antara pasangan suami istri sulit punya anak. pada angka tersebut, 30 persennya disebabkan oleh pria.
Faktor risiko terjadinya gangguan kesuburan pada pria sebagai berikut:
Faktor risiko terjadinya gangguan kesuburan pada pria sebagai berikut:
Pria berbadan gemuk (obesitas( lebih berisiko sulit punya anak jika dibandingkan pria berbadan ideal. Kegemukan identik dengan kelebihan lemak tubuh, lemak tubuh akan mengaruhi suhu badan termasuk suhu di bagian testis, suhu tunggi ditestis dapat memengaruhi kuantitas dan kualitas sperma. salah satu syarat terjadinya pembuahan bisa gagal. Selain itu tubuh gemuk akan memengaruhi bekerjanya testis sehingga dapat mengakibatkan ejakulasi dini pada saat berhubungan badan.
Tanggung jawab Sebagai seorang pria yang identik Sebagai si pencari nafkah untuk keluarganya, serta kesibukan kerja, konflik antarsesama acap kali menimbulkan stres. Apabila stres terus-menerus menghinggapi pikirannya maka dapat berakibat pada gangguan kesuburan. Depresi, tekanan-te- kanan, kecemasan akan berpengaruh pada proses kerja kelenjar pituitari di bagian otak sehingga memengaruhi pula hormon testoteron. Akibat stres, pengaturan hormon testoteron akan terganggu dan selanjutnya organ reproduksi pun mengalami gangguan, misalnya gangguan ereksi, atau tak ada gairah libido.
Pencemaran lingkungan dari sampah, polusi, lim- bah industri di atas batas toleransi dapat mengancam kesehatan tubuh, dan juga suhu yang terlalu panas di ruang kerja tertutup juga dapat berpengaruh pada kesehatan khususnya organ reproduksi maupun jumlah dan kualitas sperma. Jenis pekerjaan berat, misalnya mengangkat, memikul yang dilakukan secara terus-menerus juga dapt memicu gangguan kesuburan.