Bagaimana Cara Penyebaran Hepatitis A?
by pakar emas 0
Hepatitis A adalah penyakit yang sangat menular dan virusnya ditemukan dalam tinja orang yang terinfeksi oleh hepatitis A. Orang yang seperti itu mengeluarkan virus dalam tinja mereka sekitar dua minggu sebelum dan sekitar lima sampai tujuh hari setelah munculnya gejala. Virus hepatitis A biasanya menyebar melalui:
- Kontak langsung: Misalnya, Anda dapat terkena virus hepatitis A dari seorang anak yang terinfeksi jika Anda tidak mencuci tangan setelah membersihkan anak yang baru saja buang air besar.
- Makanan dan minuman yang terkontaminasi: Anda dapat terkena hepatitis A setelah meminum air yang terkontaminasi atau mengonsumsi makanan yang dicuci dengan air yang terkontaminasi, seperti sayuran mentah dan moluska (misalnya, kerang, siput, dan sebagainya). Hepatitis A juga dapat menyebar cepat melalui tukang masak yang terinfeksi virus dan tidak mencuci tangan mereka setelah buang air besar atau sebelum memasak makanan. Sanitasi ying buruk, ruang yang penuh sesak, dan kebersihan pribadi yang buruk meningkatkan resiko penyebaran infeksi hepatitis A.
Anak-anaklah yang biasanya terkena, dan Sim penelitian di India telah menunjukkan bahwa 90% anak-anak telah terpapar pada virus hepatitis A sejak usia sembilan tahun, walaupun kebanyakan dari mereka tidak menderita penyakit ini. Pemulihan penuh adalah keharusan bagi kebanyakan orang yang terkena virus hepatitis A.
Sekitar 8-14% orang yang terinfeksi bisa saja kambuh kembali. Gejala yang timbul sewaktu kambuh biasanya lebih ringan dibandingkan pada serangan pertama.
Sekitar 8-14% orang yang terinfeksi bisa saja kambuh kembali. Gejala yang timbul sewaktu kambuh biasanya lebih ringan dibandingkan pada serangan pertama.
Hepatitis A biasanya disebut penyakit perjalanan (travel disease) karena sering terjadi di antara orang yang bepergian, terutama mereka yang bepergian dari area di mana hepatitis A tidak terlalu sering terjadi ke area di mana penyakit ini sering terjadi. Misalnya, orang yang bepergian dari negara-negara seperti Amerika Serikat lebih mungkin terkena infeksi hepatitis A manakala bepergian ke wilayah-wilayah seperti Asia, Afrika, Eropa Timur, Timur Tengah, Amerika Tengah dan Selatan, Meksiko, dan seterusnya. Risiko terkena infeksi hepatitis A meningkat seiring dengan jangka waktu bepergian. Kendati infeksi bisa menyebar di wilayah mana pun, termasuk hotel atau kota yang paling modern, risiko paling tinggi ada pada orang yang tinggal di, atau mengunjungi daerah perdesaan, menjelajahi wilayah terpencil, atau sering makan dan minum di wilayah bersanitasi buruk.