Bagaimana Cara Mencegah Hepatitis A?

by 0

Infeksi  hepatitis A dapat dicegah dengan imunoglobulin ataupun dengan vaksin hepatitis A. Imunoglobulin mengandung antibodi yang melawan virus hepatitis A. antibodi adalah protein pelindung yang diproduksi oleh Sebagai respons terhadap agen penyebab penyakit apa pun, seperti bakteri, virus, dan sebagainya. Imunoglobulin memberikan perlindungan jangka pendek terhadap penyakit hepatitis A. Efeknya berlangsung selama tiga sampai lima bulan.

Vaksin hepatitis A memberikan perlindungan terhadap hepatitis A untuk waktu yang lebih lama  dibandingkan imunoglobulin. Meskipun durasi perlindungan ini tidak diketahui secara tepat, kebanyakan praktisi medis merekomendasikan untuk mengulang vaksinasi ini setelah satu tahun, guna memastikan perlindungan yang maksimal dan untuk jangka panjang. Vaksin ini mengandung virus hepati¬tis A yang sudah mati atau tidak aktif, yang tidak akan menyebabkan hepatitis A, tetapi merangsang mekanisme perlindungan alami tubuh untuk membuat antibodi terhadap virus yang bersangkutan. Anda mungkin mengalami reaksi ringan terhadap vaksin hepatitis A. Hal ini mencakup rasa sakit, warna merah pada kulit, rasa nyeri pada sentuhan, rasa hangat, dan iritasi pada lokasi bekas suntikan. Anda juga mungkin mengalami demam, sakit perut, sakit kepala, kelelahan, dan reaksi alergi. Bisa saja timbul reaksi- reaksi serius, namun ini jarang terjadi.

Dokter adalah pihak terbaik yang dapat memutuskan apakah Anda membutuhkan vaksin hepatitis A atau tidak, terutama jika Anda kemung- kinan besar akan bepergian ke wilayah di mana hepa¬titis A lebih umum terjadi. Anda perlu mendapatkan vaksin ini setidaknya dua minggu sebelum berangkat.
Orang yang telah terinfeksi virus hepatitis A dan yang telah mengembangkan antibodi terhadapnya akan terlindung secara alami terhadap paparan lebih lanjut. 
Jenis perlindungan alami ini biasanya berlangsung seumur hidup.

Leave a Reply