Perbedaan Pemakan Daging & Vegetarian

by in 0

       Bagi para kaum vegetarian, pada akhirnya tidak hanya alasan kesehatan saja, mereka melakukan semua itu, tetapi juga lebih bersifat healthy live. Sebuah jalan hidup yang telah dipilihnya dan ingin di jalaninya dengan penuh konsekuensi dan yang penting  membahagiakan. Banyak alasan dikemukakan, di antaranya dengan bervegetarian, tubuh jadi sehat, langsing dan lincah, diripun jadi nyaman. Akibatnya hidup jadi rileks dan bugar.

Memang banyak alasan dikemukakan, orang memilih bervegetarian. Mereka berpendapat, konon, manusia ditakdirkan bukan Sebagai pemakan daging, tetapi Sebagai vegetarian. Para ahli yang melakukan penelitian dalam hal ini, menyimpulkan, fungsi tubuh dan sistem pencernaan manusia, sangat berbeda dengan binatang buas.
Mereka menyimpulkan, binatang bertulang belakang ditinjau dari dietnya dibagi empat jenis:
  1. Karnivora, makhluk yang makanan utamanya dari daging, seperti harimau, anjing, serigala, singa, kucing, dan lain-lain.
  2. Frugivora, makhluk yang makanan utamanya dari biji-bijian, buah-buahan, padi-padian, seperti gorilla, orang utan, simpanse, monyet, dan lain-lain.
  3. Herbivora, makhluk yang makanan utamanya dari daun daunan dan rumput-rumputan, seperti gajah, kambing, lembu, kuda, rusa, bison, kerbau dan lain-lain.
  4. Omnivora, makhluk yang berasal dari perubahan karni vora. Makanannya terdiri dari daging dan tumbuh- tumbuhan, seperti misalnya manusia.

dengan adanya pembagian golongan mahluk hidup berikut dengan makanan utamanya tersebut, dari hasil riset anatomi, akhirnya para ilmuwan berkesimpulan Sebagai berikut:
Berdasarkan anatomi tubuh manusia, hal utama yang harus dipertimbangkan dalam memilih makanan, yaitu Menjadikan makanan itu cocok dengan struktur dan fungsi anatomi tubuh manusia itu sendiri. Manusia diciptakan demikian rupa dengan organ tubuh tertentu dengan kelebihannya masing-masing. Di sini jelas sekali, bahwa pada intinya manusia bukanlah pemakan daging. Kebanyakan, pada diri orang lain mcnyuruh orang lain untuk membunuh binatang, untuk mendapatkan dagingnya.

         Memang akan enggan apabila membunuh sendiri dan memakan dagingnya. Manusia tidak memakan daging mentah seperti binatang buas, melainkan memasak daging dengan cara
merebus, membakar, menggoreng dan menyembunyikannya dengan beraneka ragam makanan dan bumbu sehingga bentuk asli daging tak terlihat.
Para ahli biologi dan para sarjana, termasuk ahli teori evolusi, seperti Charles Darwin, yang menemukan teori evoulsi perkembangan, bersepakat bahwa manusia di zaman purba itu pemakan buah-buahan, sepanjang sejarah keadaan anatomi kita tidak berubah. Ilmuwan Swedia Vom Linre menyatakan:
"Struktur manusia baik internal maupun eksternal, dibandingkan dengan binatang buas lainnya, menunjuk­kan bahwa buah-buahan dan tumbuh-tumbuhan segar, merupakan makanan yang cocok dan wajar bagi menusia," katanya.
Seorang ilmuwan menjelaskan, seekor anjing mengeluarkan air liur setelah mencium bau daging mentah, tetapi tidak akan terangsang apabila mencium buah-buahan. Jika manusia, malahan sebaliknya.    Binatang buas, bisa bergembira membunuh seekor burung, merobeknya, dan menghisap darahnya yang panas. Namun sebaliknya, manusia akan jijik dan ngeri melakukan hal itu. Dari fakta tersebut saja, dapat disimpulkan kalau alam mengkaruniakan kepada binatang buas, insting pemakan daging.
Sebaliknya, mulut manusia akan berliur melihat setangkai buah anggur yang ranum. Tetapi binatang buas sama sekali tidak tertarik dengan buah-buahan yang ranum karena pada dasarnya mereka adalah pemakan daging.        
         KEADAAN GIGI DAN MULUT
 
Bentuk mulut manusia dan anjing atau harimau, terdapat perbedaan nyata. Mulut manusia mempunyai pembukaan yang kecil sehingga makanan yang masuk ke tubuh jumlahnya terbatas, dan diperlukan pengunyahan pada setiap makanan yang masuk ke dalam perut manusia. Sebagai contoh, kalau kita makan sepotong daging besar otomatis akan menyumbat tenggorokan kita.
 Lain halnya dengan binatang karnivora, yang mempunyai pembukaan mulut yang besar sehingga dapat me­makan daging yang lebih besar. Dilihat dari cara pembukaan mulut saja, sudah menjelaskan, kalau manusia tidak termasuk dalam kelompok karnivora, tetapi golongan herbivora.         Menurut Dr WS Collen dengan para ilmuwan lain dari Rumah Sakit Maimonides, Brooklyn, yang melakukan riset bertahun-tahun lamanya, melaporkan dalam American Society for The Study of Atheros clerocis, bahwa struktur dan fungsi gigi manusia dibuat untuk memakan tumbuh- tumbuhan. Dalam penelitian itu Dr. Collen mendapatkan hal yang sama dengan struktur gigi hewan herbivora, berbentuk tajam, gigi gerahamnya rata dan sedikit bergelombang, yang kegunaannya untuk menghancurkan dan menggiling makanan.
Melihat hal itu, ternyata gigi manusia hampir sama dengan gigi gorilla serta hewan herbivora lain, baik dalam jumlah maupun strukturnya. Dengan demikian berdasarkan struktur gigi, makanan yang paling tepat bagi manusia adalah tumbuh-tumbuhan.
Lain halnya kalau di golongan karnivora. Struktur giginya diciptakan bertaring memanjang, kokoh, serta pinggir yang runcing untuk menggenggam dan mengoyakkan daging. Sisi gigi gerahamnya juga tajam untuk mengiris daging. Nah, dari struktur dan fungsi gigi saja, sudah jelas kalau manusia bukan pemakan daging.
      GERAKAN GERAHAM
Dari gerakan geraham ketika mengunyah makanan dapat disimpulkan, ada perbedaan yang mendasar antara manusia dan hewan pemakan daging pada cara pengunyahan makanan inilah hewan golongan herbivora berbeda dibandingkan dmgan golongan karnivora.
Untuk golongan herbivora ada tiga macam gerakan penting yaitu gerakan kemuka dan ke belakang (horizontal), ke samping, dan gerakan ke atas dan ke bawah (vertical). sedangkan golongan karnivora hanya punya satu macam gerakan geraham, yaitu membuka dan menutup rahang saja.
Mari kita meneliti gerakan geraham manusia, ternyata gerakan geraham kita sama dengan hewan herbivora, inipun gerakannya terbatas. Dengan demikian, jelaslah manusia bukan tergolong dalam kelompok karnivora atau pemakan daging.
      USUS
Masalah usus pun ternyata ada perbedaan yang mendasar antara manusia dan binatang golongan karnivora. perbedaan saluran pencernaan makanan, dari hewan dan manusia, usus kecil herbivora sangat panjang, juga usus besarnya sangat panjang dan licin. Sedangkan karnivora usus kecilnya agak pendek dan usus besarnya juga pendek lurus tapi licin. Kalau usus kecil manusia panjang dan usus besarnya juga panjang, berkantong-kantong terletak seperti huruf U yang terbalik. Susunan usus seperti ini sangat cocok untuk penempatan sisa-sisa makanan berserat dari tumbuhan, dibanding dengan daging.
Dalam mempelajari struktur pencernaan manusia, Dr. Huntington sama sekali tidak mendapatkan cukup bukti bahwa manusia termasuk golongan karnivora. Bahkan bukti yang didapat dari bentuk gigi maupun bentuk usus manusia menunjukkan bahwa nenek moyang manusia, Se­bagian besar, bahkan seluruhnya adalah termasuk golongan herbivora.
• SISTEM PELEPASAN PANAS BADAN DAN CARA BERKERINGAT
Dalam literatur disebutkan, rata-rata binatang karnivora mencari mangsanya pada saat udara sejuk, yaitu petang dan malam hari. Praktis, mereka kebanyakan tidur pada saat siang hari, dimana suhu udara panas. Hal ini disebabkan karena karnivora tidak memiliki kelenjar keringat di kulit, yang bermanfaat untuk mengeluarkan keringat, panas badan, dan zat-zat kotoran yang harus dibuang oleh tubuh.
Karnivora melepaskan panas badan melalui sistem Pernapasan dengan cara menjulurkan lidahnya, disamping menukarkan suhu yang panas dengan yang dingin. Hal ini sering terlihat pada anjing yang sering menjulurkan lidah. Keadaan tersebut sangat berbeda dengan binatang herbivora, frugivora, dan manusia yang di kulitnya terdapat kelenjar keringat (glandula sudoripara), dimana dapat mengeluarkan panas dan kotoran tubuh melalui pori-pori bulu dan rambut.
Ada beberapa persamaan lain antara manusia dan binatang herbivora, antara lain:
  1. Manusia minum seperti golongan herbivora, dengan menghisap air. Sedangkan karnivora minum air menggunakan lidahnya.
  2. Darah manusia dan hewan golongan herbivora menun­jukkan bahwa perbandingan lipoprotein alpha dan beta yang menurun, sedangkan darah hewan karnivora per- bandingannya meninggi.
  3. Garam empedu manusia seperti golongan hewan herbi­vora dan berbeda sekali dengan golongan karnivora.
  4. Air ludah manusia mengandung enzim ptyalin seperti ludah herbivora yang gunanya untuk mencernakan hidrat arang, sedangkan ludah karnivora tidak dapat mencernakan hidrat arang.
Nah, jika ditinjau dari segi anatomi tubuh manusia, ternyata mempunyai banyak persamaan dengan herbivora, baik dilihat dari segi mulut, gigi, gerakan geraham, usus, cara berkeringat, perbandingan lipoprotein dalam darah, air ludah, cara minum dan garam empedunya.
Bila secara anatomi manusia termasuk golongan herbivora, yaitu menyantap makanan yang dihasilkan dari tumbuh-tumbuhan, maka berbagai gejala negatif akan timbul bila manusia malahan memakan daging.
Kesimpulannya jadi jelas, dari penelitian para sarjana ilmuwan secara fisiologis, anatomis, insting, manusia sangat menonjol dengan makanan daun-daunan, biji-bijian, buah-buahan dan padi-padian. Hal ini bisa diiktisarkan dalam diagram di bawah ini.
I’emakan daging
Pemakan rumput
Pemakan buah
Manusia
horkuku tajam
- tidak berkuku
- tidak berkuku
- tidak bercakar

tajam
Tajam

lit Ink bergigi
- bergigi geraham
- bergigi geraham
- bergigi geraham
t|i it nham



I'lilnnjar liur di
- kelenjar ludah
- kelenjar ludah
- kelenjar ludah
mulut kecil tidak
berkembang sem­
berkembang sem­
berkemban sem­
illlmluhkan men-
purna untuk me-
purna untuk me-
purna untuk me-
unma pendahulu-
lakukan pencer­
lakukan pencer­
lakukan pencer­
mi makanan
naan Pendahuluan
naan Pendahuluan
naan Pendahuluan
|i«ii|ang usus 3X
- panjang usus 10X
- panjang usus 12X
- panjang usus 12X
1 •Miijang badan
panjang badan ka­
panjang badan ka­
panjang badan
untuk mengeluar-
rena rumput tidak
rena buah-buahan

knn ilaging yang
cepat membusuk
tidak cepat mem­

opal membusuk
di dalam usus
busuk di dalam



Usus

IIiii Imrslfat asam
- ludah alkali banyak
- ludah alkali banyak
- ludah alkali
In Ink ada enzim
ptyalin untuk pen­
ptyalin untuk pen­
banyak ptyalin
lilyrtlln untuk pen-
cernaan Penda­
cernaan Penda­
untuk pencernaan
i iMimnn penda-
huluan
Huluan
Pendahuluan
liulunn






6.
- kulit tidak berpori-
- berkeringat melalui
- berkeringat melalui
- berkeringat me­

pori dan berkeri- ngat melalui lidah
pori-pori kulit
pori-pori kulit
lalui pori-pori kulit
7.
- asam HGL keras
- asam perut 1/20X
- asam perut 1/20X
- asam perut 1/20X

di perut untuk
daya binatang
daya binatang
daya binatang

mencernakan otot-otot keras daging, dsb
pemakan daging
pemakan daging
pemakan daging
8.
- gigi depan tajam
- gigi depan tidak
- gigi depan tidak
- gigi depan tidak

untuk merobek daging
tajam
Tajam
tajam

          
         Dengan dikemukakannya fakta-fakta tersebut, adanya orang yang memilih hidup Sebagai kaum vegetarian, menemukan alasan yang lebih kuat. Mereka beralasan, manusia ditakdirkan bukan Sebagai pemakan daging, tetapi tumbuh-tumbuhan. Namun apapun alasannya, terbukti, dengan bervegetarian, hidup lebih sehat dan peluang untuk berusia panjang, dibandingkan dengan mereka yang me­ngonsumsi daging, lebih terbuka lebar. Jikalau hidup pada akhirnya harus memilih, inilah salah satu pilihan.

Leave a Reply