Apakah Fungsi Normal Hati?

by in 0

Apakah Fungsi Normal Hati?

Hati adalah organ yang paling berat di dalam tubuh. Beratnya sekitar 1.200 sampai 1.500 gram. Letaknya kerucut bagian atas, di bawah tulang rusuk. Hati Belgian besar terletak di sisi kanan tubuh tetapi juga ke sebelah kiri.


Hati adalah salah satu organ terpenting di dalam tubuh. Fungsi utamanya adalah menyaring segala sesuatu yang Anda makan. Hati melindungi diri Anda dari infeksi serta membuang bakteri, racun, dan lain sebagainya dari darah. Fungsi utama hati dimuat dalam Kotak 1 dan dapat dikelompokkan menjadi empat kategori. Ini mencakup:

Kotak 1. Fungsi Hati
Metabolisme makanan:
Metabolisme adalah jumlah total perubahan biokimiawi yang dialami oleh beberapa penyusun tubuh, seperti metabolisme protein, metabolisme lemak, metabolisme obat, dan lain-lain.

  • Pencernaan karbohidrat, protein, dan lemak.
  • Pembentukan protein dan pengubahan- nya menjadi bentuk-bentuk yang dapat digunakan oleh berbagai bagian tubuh. Misalnya, hati menyintesis atau membentuk suatu protein yang disebut albumin yang membawa zat-zat dalam darah ke berbagai bagian tubuh. Albumin juga mencegah pembengkakan tubuh.
  • Penguraian protein yang tidak dibutuhkan oleh tubuh dan pembuangannya.
    Misalnya, bilirubin, yakni suatu zat kimia yang tertimbun dalam sel-sel darah merah yang sudah tua, diuraikan dan dikeluarkan dari tubuh.
  • Produksi zat-zat kimia yang dibutuhkan untuk penggumpalan darah.
    Penggumpalan darah mencegah terjadinya perdarahan yang berlebihan atau tidak terkendali akibat luka eksternal ataupun internal.
  • Produksi cairan empedu, yakni suatu zat kimia yang bertugas memecahkan lemak menjadi potongan-potongan kecil sehingga dapat dengan mudah dicerna.
  • Asam empedu bersifat esensial bagi penyerapan vitamin-vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, dan E.
  • Metabolisme dan ekskresi (pembuangan)
  • Transformasi atas obat-obatan sedemikian rupa sehingga tubuh dapat menggunakannya dan membuangnya dari dalam darah di kemudian hari. Jika obat- obatan tetap dnggal di dalam darah lebih lama, hal ini dapat membahayakan tubuh.
  • Penyaringan zat-zat berbahaya, seperd alkohol dan obat-obatan adikdf. Penting untuk diingat bahwa hati atau lever menjadi rusak dalam proses penyaringan zat-zat ini, kadang kala bahkan sampai pada tingkatan di mana lever tidak dapat sembuh.

    Penyimpanan
    Penyimpanan gula
  • Penyimpanan vitamin seperd A, B12, dan as am folat
  • Penyimpanan zat besi
  • Pemurnian Hati menguraikan zat-zat kimia yang berbahaya menjadi zat-zat yang tidak berbahaya. Misalnya, beberapa obat dan alkohol diubah menjadi bentuk yang tidak aktif sehingga zat membahayakan tubuh. Hati juga menghentikan beberapa obat sehingga obat itu mampu Kerja dalam tubuh. Penting untuk diingat Dahwa kendati menjadikan beberapa zat kimia tidak aktif (inactivation) adalah baik bagi tubuh, hal itu dapat membahayakan sel-sel hati.
    Misalnya, mengubah alkohol menjadi bentuk yang ndak aktif itu baik bagi seluruh bagian tubuh lain, tetapi hati dapat rusak dalam proses transformasi ini.
    Beberapa zat diubah dan dijadikan tidak aktif oleh tubuh sendiri. Misalnya, sejumlah besar amonia diproduksi dalam usus selama proses pencernaan makanan. Amonia dapat membahayakan berbagai bagian tubuh. karenananya, hati mengubah amonia menjadi urea, yang dapat dikeluarkan dalam air seni atau urine.
  • Sintesis: Hati mengombinasikan zat-zat kimia yang sederhana untuk membentuk unit yang lebih kompleks dan lebih besar. Misalnya, hati mempro- duksi Sebagian besar protein yang ditemukan dalam darah, termasuk protein yang dibutuhkan untuk pencegahan perdarahan.
  • Penyimpanan: Hati menyimpan gula, lemak, dan beberapa vitamin sampai itu semua dibutuhkan oleh tubuh. Misalnya, gula dalam darah diubah menjadi glikogen dan disimpan dalam hati. Ketika tubuh membutuhkan energi, glikogen dari hati diubah kembali menjadi gula dan dilepaskan ke dalam darah.
  • Transformasi: Hati mengubah atau mentrans- formasi beberapa zat yang penting dalam tubuh sehingga dapat digunakan dengan cara lain. Misalnya, hati menggunakan en^im untuk mengubah zat-zat sederhana seperti gula, asam amino, asam lemak, dan lain-lain menjadi unit-unit yang lebih besar. Enzim adalah protein yang meningkatkan tingkat reaksi biologis tanpa turut digunakan di dalam prosesnya. Enzim digunakan dalam jumlah yang sangat kecil. Asam amino adalah unit dasar dari semua protein dan asam lemak adalah unit dasar dari beberapa lemak yang penting dalam tubuh.

    Hati menonaktifkan banyak hormon dalam tubuh. Hati juga mengatur jumlah hormon seks pria dan wanita. Hati itu penting untuk menguraian dan membentuk kolesterol dalam tubuh. Hormon adalah substansi kimia yang diproduksi oleh kelenjar endokrin dalam tubuh. Hormon memodifikasi struktur atau fungsi dari organ-organ yang jauh letaknya, yang semestinya dipengaruhi oleh hormon itu. Kolesterol adalah Dahan mirip lemak yang ada di dalam darah dan Sebagian besar jaringan. Ini adalah bagian yang renting dari dinding sel. Naiknya kadar kolesterol aalam darah dapat menyebabkan beberapa Denyakit.

    Hati yang rusak dapat tumbuh kembali hampir sebesar ukurannya semula. Namun, beberapa penyakit, termasuk hepatitis, kadang .kala dapat merusak dan menghancurkan hati secara total

Leave a Reply