Vegetarian Sebuah Pilihan

by in 0

Hidup adalah sebuah pilihan. Begitu juga dalam hal makanan. Ketika seseorang telah sadar, pola makan bisa mempengaruhi kesehatannya, maka dia harus memilih. Tentu saja mereka akan memilih pula makan yang sehat. Namun dalam soal pilihan ini, tidak semudah yang dibayangkan karena godaan-godaan pola makan lama, yang sudah menjadi kebiasaannya bertahun-tahun kadang sulit dihindari.
Seperti orang yang sudah terbiasa merokok, akan sulit bila dia ingin berhenti merokok. Demikian juga orang yang sudah biasa makan camilan, misalnya, sambil nonton televisi, atau sedang santai membaca, atau sedang asyik mengobrol dengan teman-teman, biasa mengunyah camilan, akan sangat sulit jika tiba-tiba harus tidak mencamil lagi.


Oleh karena itu, untuk bisa mengubah kebiasaan-kebiasaan pola makan kita, memang diperlukan usaha keras dan disiplin yang tinggi. Jika usaha yang terakhir inipun sulit, maka satu-satunya cara adalah mengganti bahan ca­milan Anda dengan makanan yang tidak membuat kesehatan kita terganggu. Misalnya mencamil kedelai, buah-buahan, dan lain-lain. Dalam hal inipun tetap harus mempertimbangkan, pola makanan yang sehat dan seimbang.
Setelah melihat berbagai permasalahan dalam hal pola makan yang kita asup sehari-hari, pada akhirnya, pola makan secara vegetarian adalah sebuah pilihan yang ideal, untuk menjaga kesehatan kita. Tentu saja untuk mengambil keputusan mengubah kebiasaan pola makan lama dengan pola makan vegetarian, sepenuhnya tergantung kepada Anda. Hanya Andalah yang berhak memutuskannya untuk bervegetarian atau tidak. Boleh dikatakan, bervegetarian adalah sebuah pilihan.
Umumnya, apabila seseorang bermaksud bervege­tarian sampai akhir hayatnya dengan tujuan untuk menjaga kesehatan tubuh, sebetulnya dia tidak sendirian. Dari berbagai zaman, sejak berabad-abad yang lalu, sudah ba­nyak kelompok manusia yang mempunyai keyakinan bahwa makanan vegetarian adalah makanan yang terbaik karena bersumber dari tumbuh-tumbuhan meliputi sayur-sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan buah-buahan.
Kelompok-kelompok seperti ini, semakin lama semakin berkembang, dan terbukti, menurut hasil survei, usia hidup mereka lebih panjang dari kelompok yang sebaliknya.

Dari kemampuan seseorang untuk bervegetarian, tidak semuanya sama. Ada yang vegetarian secara total, tetapi ada juga yang Sebagian. Dalam dunia vegetarian, dari tahapan pcralihan makanan berdaging ke vegetarian, biasanya digolongkan dalam lima kelompok besar, yaitu :
  1. Kelompok Vegan atau Strict Vegetarian, yaitu mereka yang menjalani total vegetarian atau para vegetarian murni. Mereka ini sama sekali tidak mengkonsumsi segala jenis daging hewan, ikan, telur, susu dan hasil produk-produk dari susu hewani. Untuk mengganti susu hewan, mereka minum susu kedelai. Mereka hanya memakan sayur mayur, kacang-kacangan, padi-padian, buah-buahan, dan hasil nabati lainnya. Jenis ini disebut juga Fruitarian karena menurut anggapannya hasil nabati di bumi adalah buah-buahan (fruits of earth).

  2. Kelompok Lacto vegetarian atau Lactarian, yaitu orang yang tidak memakan segala jenis daging hewan, ikan, dan telur, tetapi masih mengkonsumsi susu dan hasil produk dari susu. Disamping itu mereka tetap me­nyantap sayur mayur, buah-buahan, kacang-kacangan, padi-padian dan hasil nabati lainnya
  3.  Lacto Ovo Vegetarian atau Lactovarian, yaitu orang yang tidak memakan daging dan jenis hewan apapun termasuk tidak memakan daging ikan, tetapi me­makan telur, mengkonsumsi susu dan hasil produk dari susu, disamping sayur-sayuran, padi-padian, kacang- kacangan, buah-buahan dan hasil nabati lainnya.

  4. Vegetarian Sebagian atau Partical Vegetarian, yaitu orang yang tidak memakan daging merah, seperti lembu, kambing, babi tetapi memakan ikan, ayam, telur, dan susu. Disamping itu mereka tetap mengkonsumsi sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan makanan nabati lainny.

5.  Semi vegetarian adalah orang yang hanya memakan daging pada saat-saat tertentu saja, misalnya pada waktu mereka menghadiri pesta, pertemuan, atau saat jajan dengan teman-teman atau kerabatnya. Namun di luar itu, mereka tetap tidak makan daging.
Sebutan kaum vegetarian, biasanya dikenakan pada mereka yang menjalani Lacto Ovo Vegetarian, Lacto Ve­getarian, dan Vegan. Sementara itu menurut data, dari ke-lima jenis vegetarian di atas yang terbanyak di seluruh dunia adalah Lacto Ovo Vegetarian. Menyusul kemudian Partical Vegetarian, lalu Lacto Vegetarian dan Total vegetarian.

Dijelaskan, dalam menu Partical Vegetarian kadang kala terdapat faktor yang kurang baik bagi kesehatan, terutama ternak yang dikonsumsi, kemungkinan terjangkit penyakit, dan bisa menular ke pengkonsumsinya. Demikian juga ikan yang dimakan, kadangkala tercemar zat beracun dari limbah industri.
Pada menu Total Vegetarian, hal seperti itu, tentu saja  mutlak dijumpai. Tetapi biasanya mereka justru kesulitan untuk mencukupi gizi protein yang dibutuhkan, terutama bagi orang yang berusia muda dan dalam masa pertumbuhan, baik mental maupun fisik. Mereka ini biasanya juga sulit memenuhi gizi yang lain, jika hanya mengandalkan zat-zat yang berasal dari makanan nabati saja, misalnya kalsium, vitamin B2 dan B12.



Lain lagi dalam daftar menu Lacto Ovo Vegetarian dan Lacto Vegetarian, mereka ini lebih mudah memenuhi gizi yang diperlukan tubuh, dibandingkan kaum vegetarian yang lain. Hanya saja, yang perlu dibatasi oleh dua kelom­pok yang terakhir ini, yaitu dalam soal mengkonsumsi telur, harus hati-hati karena kandungan kolestrolnya, terutama dalam kuning telur, cukup tinggi. Juga harus diwaspadai adanya lemak yang terkandung dalam susu.


Kaum Vegetarian ada yang memakan bawang-bawangan dan ada yang tidak. Begitulah pembagian kelompok kaum vegetarian, disesuaikan dengan jenis makanan yang dikonsumsinya. Anda bebas memilih jalur yang mana dalam hal bervegetarian.

Leave a Reply